Latest Updates
Showing posts with label Seputar Motogp. Show all posts
Showing posts with label Seputar Motogp. Show all posts

MotoGP 2014 Indianapolis Amerika FP1: Rossi Tercepat Latihan Bebas Pertama

MotoGP 2014 Indianapolis Amerika FP1: Rossi Tercepat Latihan Bebas Pertama
ManiakMotor - Jangan kaget, ya nggak perlu kaget juga sih soal catatan waktu yang didapat di free practice 1 MotoGP di Indianapolis, Amerika. Di hari pertama Jumat 8 Agustus 2014 ini, tim sudah lebih cepat 3 detik dibanding rekor tahun lalu. Kan sudah diberitakan sebelumnya, sudut-sudut tikungan Indy diperbaiki, jarak sirkuit jadinya lebih pendek 300 meter.

Marc Marquez from Repsol Honda Team dipertengahan sesi mencetak 1:34.947. Rekor tahun lalu atas namanya sendiri 1 menit 37.958 detik. Marquez lantas dikawal Valentino Rossi from Movistar Yamaha MotoGP. Cukup mengagetkaan lonjakan Rossi mengingat sirkuit macam Indy, M1 selalu kesulitan menikung-nikung di tempat tikungan berdekatan. Kali ini tidak, paling tidak di FP1.

Bukan hanya itu, tiga menit sebelum bubaran The Doctor bisa menyingkirkan Marquez dari tampuk tercepat. Bisa saja sama dengan omongan Rossi sebelumnya ia harus menghentikan sepak terjang Marquez demi balap motor. Katanya imej MotoGP sangat ngaruh bila Marquez tak bisa dihentikan. Artinya pada ngapain aja mereka sebelum ada Marquez di kelas para raja itu.

Eh, baru ngomong-ngomong soal Rossi datang Andrea Iannone yang pakai Ducati. Si Iannone menyikut Rossi di detik-detik terakhir dan detik yang sama Rossi muncul lagi dengan catatan 1:34.535. Itu catatan tercepat FP1. Tinggal tunggu FP2 lagi dan paling penting lombanya soal Rossi mau menghadang Marquez yang potensi motor M1nya sudah ada tanda-tanda di FP1??? Ito

Free Practice I MotoGP Indianapolis Rossi Pimpin Sesi Pertama

Free Practice I MotoGP Indianapolis Rossi Pimpin Sesi Pertama

 
Indianapolis - Pebalap Yamaha Valentino Rossi tampil sebagai yang tercepat sesi latihan bebas pertama MotoGP Indianapolis. Bradley Smith dan Andrea Iannone berada di posisi tiga besar.

Rossi mencetak waktu terbaik 1 menit 34,535 detik di lap terakhir dari 21 lap yang dilahapnya di Sirkuit Indianapolis yang 'baru' pada latihan yang tuntas Jumat (8/8/2014) malam WIB.

Lintasan sirkuit ini mengalami beberapa perubahan di sejumlah tikungannya sehingga menghasilkan layout yang lebih cepat.

Smith, yang menggeber Yamaha Tech 3 hanya tertinggal 0,034 detik dari Rossi dan berada di depan Iannone yang membukukan 1 menit 34,579 detik.

Pebalap Honda Repsol sekaligus juara bertahan Marc Marquez harus puas berada di posisi kelima di belakang Pol Espargaro namun di depan rivalnya, Jorge Lorenzo, yang menempati urutan keenam.

Hasil amat buruk diterima oleh rekan setim Marquez, Dani Pedrosa. Pedrosa terpuruk di urutan ke-16 setelah hanya mampu mencatatkan waktu 1 menit 36,436 detik.


Hasil Lengkap Free Practice I MotoGP Indianapolis
Pos-Nama Pebalap-Tim-Waktu

1. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 34.535s
2. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 34.569s +0.034s
3. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 1m 34.579s +0.044s
4. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 34.678s +0.143s
5. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 34.885s +0.350s
6. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 35.084s +0.549s
7. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)* 1m 35.122s +0.587s
8. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 35.283s +0.748s
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 35.445s +0.910s
10. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici) 1m 35.501s +0.966s
11. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 35.743s +1.208s
12. Cal Crutchlow GBR Ducati Team (Desmosedici) 1m 35.935s +1.400s
13. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m 35.953s +1.418s
14. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 35.972s +1.437s
15. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R) 1m 35.995s +1.460s
16. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 36.419s +1.884s
17. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 36.436s +1.901s
18. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Avintia) 1m 36.444s +1.909s
19. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* 1m 36.445s +1.910s
20. Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) 1m 36.837s +2.302s
21. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 1m 38.399s +3.864s
22. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* 1m 38.405s +3.870s
23. Leon Camier GBR Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m 39.962s +5.427s

Yamaha Tambah Kontrak Lorenzo Dua Tahun

Yamaha Tambah Kontrak Lorenzo Dua Tahun
 
Indiana - Jorge Lorenzo belum akan meninggalkan Yamaha di akhir tahun ini. Juara dunia dua kali itu malah dipastikan akan terus bergabung dengan tim asal Jepang tersebut setelah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun.

Dengan kontrak yang habis di penghujung musim ini, belum datangnya kontrak baru dari Yamaha untuk Lorenzo sempat jadi pertanyaan. Rider asal Spanyol itu bahkan sempat digosipkan akan bergabung dengan Honda - sebelum duo Marc Marquez dan Danid Pedrosa akhirnya menerima kontrak baru sampai 2016.

Namun Yamaha akhirnya menepis kekhawatiran soal kerjasama mereka dengan Lorenzo. Kamis (7/8/2014) waktu setempat Yamaha dan Lorenzo mencapai kesepakatan untuk menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun.

"Saya sangat senang akhirnya bisa membuat pengumuman ini. Ini memunculkan kelegaan kini akhirnya bisa fokus pada sisa musim 2014 dengan mengetahui hubungan kami akan berlanjut dua tahun lagi," sahut Lorenzo di Autosport.

Kontrak tersebut membuat Lorenzo cuma memiliki satu tim sepanjang kariernya di ajang MotoGP. Dia langsung diikat Yamaha setelah promosi dari 250 cc di tahun 2008. Lorenzo total sudah memenangi 31 balapan dan meraih dua gelar juara dunia 2010 dan 2012.

"Selalu menjadi harapan saya untuk melanjutkan karier dengan Yamaha; saya sangat yakin kami bisa berjuang untuk meraih titel ketiga bersama," lanjut dia.

Kontrak untuk Lorenzo memastikan Yamaha dan Honda tidak mengalami perubahan skuat untuk musim 2015. Bulan lalu Valentino Rossi juga sudah disodori kesepakatan baru.

YZR-M1 2014 Puaskan Rossi-Lorenzo

Getty Images/Mirco Lazzari GP
Misano - Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi kalah cepat dari Marc Marquez pada sesi ujicoba di Sirkuit Misano. Namun begitu, duo Yamaha itu mengaku puas dengan performa motor 2014.

Lorenzo dan Rossi masing-masing duduk di posisi dua dan tiga pada sesi ujicoba yang dilakukan di Sirkuit Misano, Senin (16/9/2013) waktu setempat. Keduanya kalah dari Marc Marquez yang jadi rider tercepat pada sesi itu.

Dalam sesi tersebut Rossi dan Lorenzo berkesempatan menguji YZR-M1 yang dipersiapkan untuk musim 2014. Performa tunggangan baru itu dinilai cukup baik oleh keduanya.

"Kami juga menguji spek mesin untuk 2014 dan itu bekerja dengan sangat baik dan kami senang dengan hasil yang didapat," sahut Lorenzo di Crash.

"Saya memakai motor yang digunakan untuk balapan dan juga hal-hal yang digunakan untuk tahun depan. Pada akhirnya, itu merupakan tes yang bagus. Itu sesuatu yang penting karena kami menemukan beberapa hal penting dari sudut pandang kami, detil-detil kecil tapi sesuatu yang bagus untuk melanjutkan apa yang kami jalani kini," timpal Rossi.

Selain menguji motor untuk musim 2014, Yamaha juga terus melakukan upgrade terhadap motor mereka musim ini. Dari ujicoba tersebut, mereka mengklaim berhasil menemukan beberapa hal yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan performa motor dan mengejar Honda.

"Target utama untuk hari ini adalah menguji prototype mesin 2014 dan mencari informasi yang dibutuhkan markas di Jepang tanpa menemukan masalah. Selain itu kami juga memikirkan balapan berikutnya di Motorland, termasuk cakram rem yang diperbesar," terang direktur tim Massimo Meregalli.

Ref: http://sport.detik.com

Rossi Tak Sabar Melihat Adik Tiri-nya Balapan

Valentino Rossi. (Foto: Reuters)
MISANO – Adik tiri Valentino Rossi, Luca Marini, akan melakukan debutnya di Moto3 San Marino. The Doctor mengaku sudah tidak sabar melihat kiprah Marini di Sirkuit Misano.

Pembalap 16 tahun itu akan memperkuat salah satu tim FTR Honda yakni Twelve Racing team. Rossi mengaku sangat senang melihat adik tirinya tersebut bisa mendapatkan wild card di Misano, yang berlangsung pekan ini.

“Saya sangat senang untuk Luca. Saya sudah tidak sabar untuk melihat hasilnya. Saya tahu ini berat untuknya,” ujar Rossi dalam jumpa media di Misano.

“Balapan perdana di Moto3 dan wild card perdana Tapi sangat penting dia memahami dan besar dari pengalaman ini,” lanjut pembalap Yamaha itu, diberitakan Crash, Jumat (13/9/2013).

“Ketika Anda membalap dengan pembalap papan atas di dunia, Anda harus bisa belajar untuk meningkatkan gaya membalap dan mencoba untuk bisa lebih cepat,” tambahnya.
(hmr) 

Ref: http://sports.okezone.com

Comeback Stoner Diganggu Hujan

Honda
Motegi - Comeback Casey Stoner di MotoGP tak berjalan mulus. Juara dunia dua kali yang sudah memutuskan pensiun itu cuma dapat enam lap karena hujan mengganggu penampilannya.

Di Sirkuit Motegi, Selasa (6/8/2013) waktu setempat Stoner tak bisa berlama-lama berada di atas Honda RC213V. Baru mengitari lintasan sebanyak enam kali dia sudah harus kembali ke garasi karena hujan turun mengguyur sirkuit. Demikian diberitakan Autosports.

Ujicoba yang dilakukan Stoner di Motegi merupakan yang pertama dari empat yang dijadwalkan oleh divisi penelitian dan pengembangan Honda Racing Corporation. Tes tersebut ditujukan untuk meningkatkan performa RC213V saat ini dan mengembangkan beberapa bagian yang akan digunakan pada motor produksi umum Honda tahun depan.

"Rasanya menyenangkan bisa kembali mengendarai motor, meski cuma beberapa lap," sahut Stoner.

"Kami hanya bisa mendapatkan satu pengujian sebelum hujan turun, itu terasa mengecewakan. Menyenangkan bisa merasakan kesempatan pertama itu, sudah enam bulan sejak saya terakhir mengendarai motor dan saya butuh waktu untuk bisa membiasakan diri lagi."

"Motor dan lintasannya terasa enak dan saya harap saya bisa melakukan tes yang lebih baik lagi besok dengan kondisi trek yang lebih kering dan mendapatkan lap lebih banyak," lanjut rider asal Australia itu.

Ref: http://sport.detik.com

Crutchlow Siap dengan Tantangan di Ducati

Ker Robertson/Getty Images
London - Buruknya performa Ducati dalam beberapa tahun terakhir membuat keputusan Cal Crutchlow dipertanyakan. Namun, pebalap Inggris ini menepisnya dan siap dengan tantangan "menjinakkan" Desmosedici.

Crutchlow telah mengumumkan akan meninggalkan Tech 3 Yamaha di akhir musim dan bergabung Ducati untuk musim 2014-2015. Terkait kepindahan ini, sebagian kalangan menilai dia sama saja dengan melakukan perjudian.

Terakhir kali pabrikan Italia itu memenangi balapan saat masih ditunggangi Casey Stoner pada 2010 dengan merebut tiga seri. Setelahnya Ducati cuma bisa finis di empat podium tanpa meraih kemenangan di era Valentino Rossi pada 2011-2012.

Permasalahan Ducati masih ada hingga musim ini. Sampai sembilan seri yang sudah digelar, baik Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden bahkan belum pernah naik podium. Finis terbaik Ducati hanya urutan keempat di Le Mans yang diraih Dovizioso.

"Aku sangat senang dengan keputusanku untuk musim depan. Aku percaya Ducati akan memberiku 100 persen dan mereka tahu apa yang akan aku berikan kepada mereka," ucap Crutchlow kepada MCN.

"Aku percaya 100 persen akan cukup bagus untuk bersaing di baris depan di masa depan. Mungkin tidak langsung di balapan pertama tahun depan tapi aku bilang di masa depan. Aku sangat antusias dengan proyek ini dan apa yang aku bisa lakukan hanya melakukan yang terbaik dan memberikan segala yang aku punya untuk Ducati."

"Saat ini motornya memang lebih sulit daripada yang lainnya tapi aku menantikan tantangan itu. Aku percaya mereka bisa mengubahnya dan jika aku melihat di mana asalku dan mampu menembus MotoGP dalam waktu yang relatif cukup singkat maka tidak ada alasan mengapa aku tidak bisa kompetitif," yakin pebalap berusia 27 tahun ini.

Ref:  http://sport.detik.com

Rossi mengumpat saat dikejar Lorenzo di MotoGP Belanda

Valentino Rossi (kanan) saat menemui Jorge Lorenzo di MotoGP Belanda. (c) MotoGP.com
Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi mengaku sempat mengumpat dalam hati ketika Jorge Lorenzo berusaha mengejarnya di MotoGP Belanda akhir pekan lalu.

Rossi yang keluar sebagai pemenang, sempat kalut ketika Lorenzo yang membalap dengan cedera tulang selangka kiri mendekatinya. Meski akhirnya Lorenzo finis kelima, Rossi mengaku salut pada performa rekan setimnya itu.

"Saya sempat menengok layar raksasa di sirkuit dan melihat Jorge sangat dekat dengan saya. Saya pun berpikir, "Sialan! Jika ia menyalipku dengan tulang selangka yang retak, maka aku dalam masalah besar!"," ujarnya. "Jorge membuat saya melaju 0,2-0,3 detik lebih cepat di setiap lap," lanjutnya sembari tertawa.

Sebelum ini, Rossi tak memenangkan balapan sejak MotoGP Malaysia 2010. Selama membela Ducati pada musim 2011-2012, Rossi hanya mampu meraih tiga podium.

The Doctor pun mengaku kemenangannya di Belanda terasa seperti kemenangan-kemenangan sebelumnya, hanya saya ia merasa lebih bahagia.

"Kemenangan di Belanda merupakan salah satu dari tiga kemenangan saya yang paling istimewa. Hal ini karena saya mendapatkannya setelah waktu yang sangat, sangat lama. Semoga saya bisa melaju semakin cepat. Saya ingin mengendarai M1 dengan cara yang lebih baik agar bisa melawan pebalap terdepan setiap seri!" tutupnya. (cs/kny)

Ref: Bola.net

Crutchlow: Marquez pantas menangkan MotoGP Jerman

Cal Crutchlow (c) AFP
Cal Crutchlow yakin pemenang MotoGP Jerman (14/7), Marc Marquez tetap bisa meraih hasil serupa bila Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo turun dalam balapan tersebut.

Usai balap, Marquez sempat berpendapat bahwa kemenangan keduanya di MotoGP ini terasa berbeda tanpa kehadiran Pedrosa dan Lorenzo yang mengalami cedera dan terpaksa absen.

Meski begitu, Crutchlow yakin debutan Repsol Honda itu tetap bisa meraih kemenangan meski Pedrosa dan Lorenzo hadir. "Tanpa Dani dan Jorge di sini, ritme balap yang ditunjukkan Marc sangat cepat, bahkan lebih cepat ketimbang tahun lalu. Saya yakin hasilnya akan sama bila Dani dan Jorge ada di sini," ujarnya.

Crutchlow sendiri mampu finis di posisi kedua setelah harus bertarung ketat dengan pebalap LCR Honda, Stefan Bradl dan pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi.

"Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik. Saya berusaha mendekat dan tak pernah menyerah. Menyenangkan bisa naik podium lagi, karena saya cukup lelah setelah mengalami kecelakaan. Tim saya melakukan pekerjaan dengan baik. Akhirnya kami bisa konsisten menantang para pebalap terdepan," tutupnya. (as/kny)

Ref: http://www.merdeka.com

Demi Gelar Juara, Rossi Bertekad Tampil Lebih Cepat

AFP/Robert Michael
Saxony - Valentino Rossi cukup gembira dengan hasil di Sachsenring meski berharap lebih. Tapi Rossi mengaku masih perlu berbenah agar bisa bersaing dengan para rivalnya.

Rossi menuntaskan MotoGP Jerman, Minggu (14/7/2013), di posisi tiga. Ini adalah kali ketiga Rossi naik podium musim ini, juga kali kedua beruntun ia melakukannya setelah menang di Assen lalu.

"Ini adalah hasil yang bagus, bisa bertahan di podium selalu menjadi hasil bagus tetapi saya mengharapkan sesuatu lebih dan membalap lebih baik," kata Lorenzo di Crash.

"Pada akhir pekan ini kami membuat sejumlah keputusan, kemarin kami memutuskan untuk mengatur motor dengan salah satu cara dan hari ini saya justru kesulitan setelah beberapa lap."

"Sepuluh lap pertama tidak terlalu buruk tetapi setelah saya mulai mendapatkan masalah, dan sudah kian sulit untuk mengatur motornya, terutama ke arah kiri karena saya bergeser terlalu banyak. Kami harus berusaha untuk maju ke tingkat berikutnya agar bisa bersaing dengan para pebalap terdepan," tuturnya.

Balapan kali ini dilewati tanpa partisipasi Dani Pedrosa dari Repsol Honda dan Jorge Lorenzo yang membela Yamaha. Jika nanti dua pebalap itu sudah bisa balik ke lintasan, Rossi pun menegaskan bahwa dirinya harus tampil lebih baik agar bisa bersaing dalam memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2013.

"Berikutnya ada Laguna, sebuah lintasan yang amat spesial dan kami akan berusaha meraih hasil lebih baik di sana."

"Ada lima pebalap yang amat cepat dan kini kami lebih kompetitif karena sayangnya Dani dan Jorge cedera dan ada balapan pekan depan. Untuk bersaing dalam kejuaraan maka saya harus lebih cepat dan lebih konstan sehingga saya harus maju satu tingkat," lugasnya.

Rossi kini menghuni posisi lima papan klasemen dengan 101 poin, terpaut 37 poin dari Marc Marquez yang menjadi pemenang di Sachsenring dan kini memuncaki klasemen pebalap.

Ref: http://sport.detik.com

Senggol Marquez, Crutchlow: Biar Dia Tahu Rasa

Marc Marquez Alenta (kanan) saat terjadi insiden kecil dengan Calvin "Cal" Crutchlow (Foto: Reuters)
BUENOS AIRES – Pada seri-seri sebelumnya, Marc Márquez kerap “memakan korban” hasil gaya membalap agresifnya – tak peduli itu lawan maupun rekan setimnya seperti Dani Pedrosa. Namun di GP Belanda lalu, giliran Márquez yang jadi mangsa.

Di suatu sektor lap terakhir, Márquez yang jadi korban senggolan di mana Cal Crutchlow jadi aktornya. Sadar telah menyentuk ban belakang Márquez hingga nyaris kehilangan keseimbangan, Crutchlow pun sedikit bercanda dengan menyatakan agar Márquez, sesekali harus tahu rasanya disenggol pembalap lain.

“Saya ingin Marc melihat tayangan ulang setelah balapan seperti apa yang dilihat Dani setelah race! Ketika Dani melihat rekamannya lagi, dia pasti berpikir, ‘anak ini (Márquez) gila’. Saya ingin Marc merasakan hal yang sama!,” papar Crutchlow, seperti dikutip Crash, Kamis (4/7/2013).

Namun rider Yamaha Tech 3 itu pun menjelaskan lebih lanjut bahwa sedianya, tak ada niat sama sekali untuknya dengan sengaja menyenggol Márquez. Ketika Crutchlow masih membuntuti, tiba-tiba motor rookie Honda Repsol itu terhenti dan sontak tak sengaja terjadi kontak begitu saja.

“Insiden itu adalah salahnya! Jelas sekali! Saya tidak berniat menekan posisinya. Saya hanya ingin mengerem di tempat yang biasanya, tapi Marc mengalami masalah pada lengannya dan saya bisa lihat itu. Tangannya mengerem terlalu lama dan saya rasa dia tak sadar betapa kencangnya dia mengerem motornya,” tambah pembalap asal Inggris itu.

“Saya mendekatinya dengan kecepatan tinggi, pengereman straight-line sudah seperti prosedur yang biasa saya jalankan ketika motor dalam kecepatan tinggi. Jadi saat saya membelok, Marc berhenti di tengah-tengah belokan,” lanjut Crutchlow.

“Mungkin insiden itu tak separah Marc dan Dani di Barcelona. Tapi terlepas dari itu, saya rasa balapan macam itu menyenangkan. Saya pikir, semua orang ingin melihatnya. Saya yakin jika hasilnya berbeda, apa yang kami rasa saat ini pun akan berbeda, tapi itu jadi hal lain,” pungkasnya.
(raw)

Ref: http://sports.okezone.com

Kecelakaan hebat di latihan, Marquez bakal ikuti kualifikasi

Marc Marquez didiagnosa mendapat keretakan tulang pada jari kelingking tangan kanan dan tulang ibu jari kaki kanan setelah mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan bebas ketiga MotoGP Belanda, Jumat (28/6).

Debutan Repsol Honda ini menjajal ban jenis slick pada lintasan basah yang sedang mengering. Sayangnya, ia menyentuh sisi lintasan yang masih basah. Ia pun terlempar dari dari motor dan terjatuh dengan keras. Ia juga tertimpa motornya sendiri sebelum terseret ke area gravel. Meski begitu, Marquez masih bisa berdiri dan berjalan tanpa bantuan.

Pebalap berusia 20 tahun ini segera dilarikan ke Medical Centre Sirkuit Assen untuk menjalani pemeriksaan medis. Melalui akun Twitter resminya, MotoGP mengumumkan diagnosa Marquez.
"Kabar terkini Marquez setelah kecelakaan di latihan ketiga: Cukup fit untuk mengikuti sesi kualifikasi. Ia mengalami patah tulang ibu jari kaki kanan dan patah tulang jari kelingking tangan kanan. Pinggul dan bahunya mengalami memar," tulis MotoGP.

Insiden Marquez ini terjadi sehari setelah pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo mengalami kecelakaan dan mendapat cedera keretakan tulang selangka kiri. (as/kny)

Ref: bola.net

Kualifikasi MotoGP Catalunya "Dani Pedrosa Terdepan"

BARCELONA – Rider Repsol Honda, Dani Pedrosa memastikan diri menempati pole position pada balapan besok (16/6/2013) di Sirkuit Catalunya, setelah mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi MotoGP Katalunya yang berlangsung Sabtu (15/6/2013).

Rekan setim Pedrosa, Marc Marquez kali ini harus puas hanya memulai lomba dari urutan keenam, di belakangnya terdapat rider Yamaha lainnya, Valentino Rossi yang masih harus berjuang menemukan setingan yang pas untuk motornya.

Hasil sesi kualifikasi MotoGP Barcelona pada Sabtu (15/6/2013) Q2:
1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 40.893s
2. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 41.501s
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 41.566s
4. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 41.714s
5. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 1m 41.800s
6. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 41.842s
7. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 41.959s
8. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 41.963s
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 42.053s
10. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 42.090s
11. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 42.548s
12. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 42.878s

Hasil sesi kualifikasi MotoGP Barcelona pada Sabtu (15/6/2013) Q1:
13. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 43.186s
14. Michele Pirro ITA Ignite Pramac Racing (GP13) 1m 43.330s
15. Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 43.659s
16. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 43.983s
17. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (ART CRT) 1m 44.362s
18. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 44.369s
19. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 44.603s
20. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 1m 44.630s
21. Yonny Hernandez COL Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 44.913s
22. Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 45.441s
23. Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 1m 46.302s
24. Javier Del Amor ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 1m 48.952s
* Standard ECU.

Biaggi Jadi Lakukan Tes MotoGP untuk Pramac Ducati Tengah Pekan Ini

Getty Images/Mirco Lazzari
Mugello - Pramac Ducati mengonfirmasi bahwa mantan bintang MotoGP Max Biaggi akan melakukan pengujian buat tim tersebut di Mugello tengah pekan ini.

Biaggi, yang meninggalkan MotoGP di akhir musim 2005 dan pensiun setelah menjuarai Superbike musim lalu, memang telah digadang-gadang untuk melakukan pengujian selama dua hari itu.

"Selama dua hari di Mugello Max Biaggi akan melakukan pengujian Ducati Desmosedici Tim Pramac Racing," jelas tim Pramac Ducati di Crash.

"Besok Max Biaggi akan mulai menunggangi Ducati Desmosedici GP13 Tim Pramac Racing selama tes dua hari di sirkuit Mugello di Tuscany, Italia."

"Juara Dunia empat kali Grand Prix 250cc dan juara Dunia dua kali Superbike itu akan mengendarai motor Ben Spies, yang masalah bahunya yang berkelanjutkan memaksanya mundur dari balapan di sini Minggu lalu dan dari tes MotoGP Ducati yang direncanakan pekan ini."

"Oleh karena itu Tim Pramac Racing, bersama Ducati, memutuskan untuk mengizinkan Max mengendarai pebalap Texas itu, yang mana sudah disiapkan untuk tes," papar Pramac dalam pernyataannya.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa Spies belum bisa kembali dalam seri balapan berikutnya. Ia pun akan digantikan oleh Michelle Pirro.

"Saat ini sampai situlah persiapannya, dan rider uji Tim Ducati Michele Pirro akan menggantikan Spies di atas motor untuk balapan di Catalunya pada 16 Juni di Barcelona," lugas pernyataan tersebut.

Ref: http://sport.detik.com

Balapan Rossi Berakhir pada Lap Pertama

Pebalap Italia, Valentino Rossi, mengendarai Yamaha-nya melintasi sirkuit Mugello pada sesi kualifikasi GP Italia, Sabtu (1/6/2013).
MUGELLO, — Velentino Rossi mengusung harapan tinggi bisa meraih hasil bagus saat membalap pada GP Italia di sirkuit Mugello, Minggu (2/6/2013). Tetapi, apa daya, pebalap Italia ini harus mengakhiri balapan lebih awal, bahkan tak sampai satu putaran.

Juara dunia sembilan kali ini memulai balapan dari posisi ketujuh, dua urutan di depan Alvaro Bautista. Kedua pebalap ini berakhir di pembatas pengaman hanya setelah menjalani tiga tikungan Mugello.

"Sayang sekali, saat melakukan start, saya ada sedikit masalah dan kehilangan satu atau dua posisi. Setelah itu, saya mulai mengejar karena kami punya kecepatan yang bagus."

"Pada tikungan kedua, saya sudah berada di sisi luar di depan Bautista. Menurut saya, dari sisi dalam, dia berusaha mendekati garis supaya tidak kehilangan posisi, tetapi saya sudah di depan. Jadi, dia mendekat dan menyentuh saya. Saya beruntung karena ini adalah kecelakaan parah dan menabrak pembatas, tetapi saya baik-baik saja."

"Kami akan mencoba lagi nanti di Barcelona. Tetapi, ini menyedihkan karena pertama, terjadi di Mugello, kedua, karena saya merasa kami bisa mendapat balapan yang bagus dan mungkin podium," papar Rossi seputar kejadian yang menimpanya di Mugello.

Rossi pernah menjadi juara di Mugello selama tujuh kali berturut-turut dari 2002 hingga 2008.

Ref: http://otomotif.kompas.com

Honda Luncurkan Prototype Anyar

Ilustrasi tes Honda Prototype baru (Foto: ist)
MOTEGI – Honda belum lama ini meluncurkan produk atau prototype motor baru untuk MotoGP musim depan. Diklaim, paketan mesin motor ini akan jauh lebih murah ketimbang motor-motor CRT (Claiming Rule Teams) untuk dipakai para pendatang baru.

Dikatakan, produk baru ini hanya akan menghabiskan dana sebesar USD 1,2 juta. Jauh lebih hemat dari paketan mesin CRT yang disewa dari pabrikan sebesar USD 4,5 juta. Honda juga sedianya sudah melakukan tes tertutup pekan lalu di Twin Ring Motegi.

Namun untuk rilis spesifikasinya, pabrikan asal Jepang itu masih tutup mulut dan memilih menunggu akhir tahun ini untuk mengungkapnya. Belum diketahui apakah tim-tim utama mereka akan menggunakan prototype baru ini. Yang pasti, Honda memang ingin mengembangkan mesin baru yang lebih murah, tapi tetap pada koridor regulasi teknis MotoGP.

“Pengembangan model baru ini sebenarnya sedikit terlambat dari jadwal, tapi dari tes yang sudah dilakukan, hasilnya melebihi apa yang kami harapkan dalam hal performa,” ungkap Shuhei Nakamoto, Executive Vice President Honda Racing Corporation.

“Untuk saat ini, kami belum bisa menyebutkan nama maupun detail spesifikasinya, tapi kami akan mengumumkannya tidak lama lagi. Kami ingin tetap mengembangkan mesin yang memenuhi persyaratan peraturan regulasi dan teknis MotoGP,” lanjutnya, seperti dilansir Wheels.ca, Kamis (30/5/2013).

Model Honda yang dipakai musim ini sendiri, masih menggunakan model RC213V dengan menggunakan produk mesin 1000cc V-4 empat-tak yang menghasilkan 228 tenaga kuda mencapai top-speed 360 km per jam.
(raw) 

Ref: http://sports.okezone.com

Senang Naik Podium, Crutchlow Sempat Takut 'Diteror' Marquez

Cal Crutchlow (kiri) di podium Le Mans (Foto: Reuters)
LE MANS - Setelah beberapa kali gagal, Cal Cruthlow akhirnya menuntaskan ambisinya naik podium. Pembalap satelit Yamaha ini berdiri di podium dua MotoGP Prancis.

Crutchlow tampil impresif pada balapan di Sirkuit Le Mans yang berlangsung dalam kondisi hujan. Mengawali start dari urutan empat, Crutchlow yang sempat tercecer di barisan tengah, berhasil memacu motornya secara maksimal.

Perlahan tapi pasti, dia sukses melibas lawan-lawan di depannya seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo hingga Andrea Dovizioso untuk kemudian mengklaim podium dua, di belakang Dani Pedrosa yang jadi pemenang.

Hasil ini tentu membuatnya senang. Pasalnya, ini merupakan podium pertamanya di musim ini, setelah pada beberapa race sebelumnya gagal naik podium meski punya peluang bagus.

“Saya sangat, sangat senang. Luar biasa rasanya bisa berada di sini (podium). Kami melakukan pekerjaan hebat, saya rasa kami pantas mendapatkan podium (dua) ini,” ujar pembalap Yamaha Tech 3 dikutip Autosport.

“Saya masih ingat musim lalu, di mana saya mengalami kecelakaan di sirkuit ini. Dan kali ini, orang yang sama (Crutchlow) kembali bersaing. Saya tahu bahwa saya harus menebus kesalahan (musim lalu),” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Cruthlow juga bersyukur balapan berlangsung dalam kondisi hujan karena hal itu meringankan beban cedera retak tulang kering yang dialaminya pada sesi latihan, Sabtu kemarin.

“Jelas, setelah kecelakaan hebat saya akan sangat kesulitan jika kondisi lintasan kering,” imbuhnya.

Terakhir, pembalap asal Inggris ini juga mengaku sempat cemas di akhir-akhir balapan, karena dia melihat Marc Marquez mulai menebar ancaman kepadanya. Beruntung, Marquez telah panas sehingga tak bisa mengejarnya.

“Saya rasa mereka (Honda) menjalani balapan dengan sangat baik. Saya bahkan sempat sedikit takut ketika saya melihat Marquez ada di belakang saya. Untuk itu saya terus memacu motor secara maksimal,” tandas pembalap yang isunya akan didepak pada akhir musim ini. (acf) 

Ref: http://sports.okezone.com

Buntuti Esparago, Doni Tata justru tampil kinclong

Pembalap Federal Oil Gresini Moto2, Doni Tata Pradipta/ Federal Oil
Sempat berjuang di sesi latihan bebas pertama GP Prancis, Doni Tata Pradipta mampu memperbaiki catatannya di sesi kedua, Jumat (17/5/2013) kemarin. Hal itu tak lepas dari Pol Espargaro.

"Saya sedikit khawatir setelah sesi pagi ini, tapi di sore hari kami berhasil untuk secara bertahap meningkatkan kepercayaan diri saya dengan motor,"ujar Doni Tata seperti dilansir situs resmi Gresini Moto2.

"Pada sesi latihan kedua, saya berada di belakang Pol Espargaro. Saya coba mengikuti racing line-nya dan mempelajari bagaimana cara terbaik yang harus dilakukan di trek,"ia menambahkan.

Dalam sesi latihan ini, Doni Tata berhasil meraih catatan waktu terbaik di sesi latihan kedua yaitu 1 menit 40.874 detik. Pembalap tim Federal Oil Gresini Moto2 ini sanggup memangkas catatan waktu sesi latihan pertama 1 menit 42.701 detik.

"Doni menunjukkan tekad dan akan meningkat sekali lagi, dan saya yakin bahwa pekerjaan etika ini akan membawanya ke tempat yang seharusnya. Dia melakukan pekerjaan besar sore ini dan saya yakin dia akan mengambil langkah maju,"tutur manajer Gresini, Fausto Gresini.

Ref: http://sports.sindonews.com

Pedrosa Tercepat di FP I MotoGP Prancis

Lorenzo sempat mendekat dan hanya tertinggal 0,2 detik.

Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, menjadi yang tercepat pada free practice (latihan bebas) pertama MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Jumat 17 Mei 2013. Pedrosa mampu mengatasi pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Pedrosa mendominasi di sebagian free practice pertama. Ketika Lorenzo sempat memimpin di tengah free practice, Pedrosa kembali tancap gas dan memimpin dengan catatan waktu 1 menit 34,645 detik, unggul 0,4 detik atas Lorenzo.

Lorenzo sempat mendekat dan hanya tertinggal 0,2 detik. Tapi, Pedrosa mampu mempertahankan catatan waktu tercepat hingga free practice selesai.

Posisi ketiga ditempati rekan setim Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi, disusul duo Ducati, Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso. Pemimpin klasemen yang juga pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sempat berada di posisi tiga besar, namun akhirnya tergeser hingga posisi tujuh.

Marquez berada di belakang pembalap Tech 3 Yamaha, Cal Crutchlow. Posisi sepuluh besar dilengkapi Alvaro Bautista (Gresini Honda), Stefan Bradl (LCR Honda) dan Hector Barbera (Avintia FTR).

Hasil FP I MotoGP Prancis

Pos Rider                Team/Bike           Time       Gap       Laps

 1. Dani Pedrosa         Honda               1m34.645s             19
 2. Jorge Lorenzo        Yamaha              1m34.685s  + 0.040s   16
 3. Valentino Rossi      Yamaha              1m34.938s  + 0.253s   22
 4. Nicky Hayden         Ducati              1m34.972s  + 0.034s   19
 5. Andrea Dovizioso     Ducati              1m35.072s  + 0.100s   20
 6. Cal Crutchlow        Tech 3 Yamaha       1m35.149s  + 0.077s   20
 7. Marc Marquez         Honda               1m35.170s  + 0.021s   19
 8. Alvaro Bautista      Gresini Honda       1m35.285s  + 0.115s   20
 9. Stefan Bradl         LCR Honda           1m35.478s  + 0.193s   20
10. Hector Barbera       Avintia FTR         1m35.949s  + 0.471s   21
11. Aleix Espargaro      Aspar Aprilia       1m36.083s  + 0.134s   18
12. Andrea Iannone       Pramac Ducati       1m36.211s  + 0.128s   18
13. Michele Pirro        Ducati              1m36.607s  + 0.396s   15
14. Randy De Puniet      Aspar Aprilia       1m36.745s  + 0.138s   20
15. Bradley Smith        Tech 3 Yamaha       1m36.790s  + 0.045s   21
16. Hiroshi Aoyama       Avintia FTR         1m36.872s  + 0.082s   21
17. Claudio Corti        Forward FTR         1m37.325s  + 0.453s   19
18. Colin Edwards        Forward FTR         1m37.431s  + 0.106s   17
19. Yonny Hernandez      Paul Bird Aprilia   1m37.597s  + 0.166s   20
20. Danilo Petrucci      Ioda-Suter          1m37.620s  + 0.023s   20
21. Karel Abraham        Cardion Aprilia     1m38.209s  + 0.589s   16
22. Bryan Staring        Gresini FTR-Honda   1m38.516s  + 0.307s   17
23. Michael Laverty      Paul Bird PBM       1m39.325s  + 0.809s   19
24. Lukas Pesek          Ioda-Suter          1m39.710s  + 0.385s   16

Ref: http://sport.news.viva.co.id

Lorenzo Tatap Le Mans dengan Motivasi Tinggi

Mirco Lazzari/Getty Images
Le Mans - Jorge Lorenzo telah melupakan kekalahannya dari duo Honda dalam dua balapan terakhir. Pebalap Yamaha ini mengaku sangat termotivasi jelang MotoGP Prancis yang akan digelar akhir pekan ini.

Setelah berjaya di seri pembuka di Qatar, Lorenzo kewalahan bersaing dengan Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Sang juara bertahan harus rela diasapi kedua rivalnya itu di Austin dan Spanyol dengan naik podium ketiga beruntun.

Lorenzo punya rekor bagus di Le Mans. Dalam lima kali balapannya di kelas MotoGP, pebalap berusia 26 tahun itu sukses memenangi tiga di antaranya dengan dua kali jadi runner-up.

"Sekarang kami menuju Prancis, ke Le Mans, sebuah sirkuit istimewa yang sangat berbeda dengan Jerez. Aku menantikan balapan di sana," ucap Lorenzo di Crash. "Aku datang dengan mtivasi tinggi setelah hasil-hasil di Jerez."

"Aku selalu memiliki balapan yang sangat bagus di Le Mans dan membawakanku kenangan bagus. Fakta di tahun lalu, aku sukses juara dalam balapan basah dengan jarak cukup jauh dari pebalap-pebalap lainnya. Aku melalui balapan sempurna, tanpa membuat satu kesalahan pun dalam kondisi trek yang buruk."

Setelah balapan di Jerez, Lorenzo menjalani ujicoba di sirkuit yang sama dan menempati urutan ketiga di bawah Marc Marquez dan Cal Crutchlow serta di atas Dani Pedrosa. Momen itu dimanfaatkan Yamaha untuk mencari penyebab ketinggalannya dengan Honda Repsol.

"Mungkin kami mengharapkan hasil lebih baik (di Jerez) tapi kami sudah cukup kesulitan daripada yang kami duga karena tingginya temperatur di lintasan," lanjut Lorenzo.

"Untugnya kami sudah banyak berbenah di hari ujicoba setelahnya guna mengatasi sejumlah masalah kecil. Sesi itu membantu kami memahami masalah utama yang terjadi pada (balapan) hari Minggu."

Ref: http://sport.detik.com