Latest Updates
Showing posts with label Dani Pedrosa. Show all posts
Showing posts with label Dani Pedrosa. Show all posts

Marquez Dipastikan Tampil, Comeback Pedrosa Tertunda

Marquez Dipastikan Tampil, Comeback Pedrosa Tertunda
Marquez Dipastikan Tampil, Comeback Pedrosa Tertunda 
Juara bertahan Marc Marquez memastikan dirinya akan berpartisipasi di MotoGP Spanyol akhir pekan ini. Sementara itu, Dani Pedrosa memilih menunda comebacknya karena lengannya masih belum 100 persen.

Pebalap Honda Repsol itu baru saja dioperasi pada jari kelingking kirinya retak akibat kecelakaan saat balapan dirt bike, Sabtu pekan lalu. Setelah menjalani check-up pasca operasi, pebalap Spanyol itu pun mendapat lampu hijau.

"Hari ini aku menjalani pemeriksaan lain oleh dokter Mir dan dia memastikan bahwa lukanya sembuh dengan lancar dan terlihat bagus," kata Marquez di Crash. "Sekarang aku tela mulai melakukan latihan fisioterapi dengan pergerakan aktif dan pasif."

Nasib sebaliknya diterima Pedrosa. Rekan se-tim Marquez itu sudah melewatkan dua balapan di Amerika Serikat dan Argentina karena harus menjalani operasi cedera arm-pump.

Sebelumnya Bos Honda Livio Suppo menyatakan optimismenya bahwa Pedrosa akan fit untuk tampil di Jerez. Namun rupanya Pedrosa merasa belum fit betul dan membidik balapan selanjutnya di Le Mans, Prancis.

"Meski pada awalnya terasa OK, setelah berkendara lengan bawahku terasa masih belum 100 persen," ungkap Pedrosa. "Aku tahu bahwa aku harus melakukan seluruh balapan di akhir pekan akan membuatnya lebih buruk dan itu adalah hal terakhir yang aku inginkan dalam menciptakan masalah besar yang lain.

"Jadi ini adalah sebuah keputusan yang sulit tapi aku rasa memang lebih baik menunggu sedikit lebih lama, menjalani rehabilitasi lanjutan dan kembali di Le Mans," tutur dia.

Hiroshi Aoyama masih akan menggantikan tempat Pedrosa di Jerez.

Pulang Ke Spanyol, Dani Pedrosa Segera Putuskan Masa Depannya

Pulang Ke Spanyol, Dani Pedrosa Segera Putuskan Masa Depannya
Pulang ke Spanyol, Pedrosa Segera Putuskan Masa Depannya 
Usai tampil di Qatar Dani Pedrosa memutuskan untuk pulang ke Spanyol. Dalam beberapa hari ke depan dia menjanjikan akan mengumumkan keputusan soal masa depannya di ajang MotoGP.

Pedrosa memberi indikasi kuat kalau dirinya akan pensiun dini dari ajang MotoGP. Usai tampil di MotoGP Qatar pada akhir pekan lalu dia mengeluhkan kondisi arm pump di lengannya yang sangat mengganggu saat digunakan untuk menggeber motor di atas lintasan.

"Sekarang saya harus mempertimbangkan opsi-opsinya dan melihat apa yang bisa saya lakukan. Ini mungkin momen terberat dalam karier saya. Saya tidak bisa melanjutkan membalap dan tampil seperti ini. Saya akan melakukan yang terbaik mencari solusinya, tapi saat ini sulit untuk membayangkan apa yang akan terjadi," ucap Pedrosa di Losail beberapa hari lalu.

Usai finis di posisi enam pada balapan tersebut Pedrosa memutuskan untuk pulang ke Spanyol, bukan ke rumah pribadinya yang terletak di Swiss. Marca menyebut kalau pebalap 29 tahun itu memilih untuk berkumpul bersama orang tua dan seluruh keluarganya sebelum mengambil keputusan soal masa depan di MotoGP.

Melalui blognya di situs resmi Honda, Pedrosa kembali mengungkapkan masalah yang dia alami di lengan kanannya. Dia pun menjanjikan akan membuat keputusan dalam hitungan beberapa hari mendatang.

"Secara umum saya sudah menjelaskan apa yang terjadi, tapi saya melakukannya lagi di sini, menulisnya secara langsung pada Anda. Seperti yang diketahui, saya punya masalah pada forearm kanan dalam setahun terakhir. Saya sudah menjalani operasi tahun lalu tapi masalahnya tidak terpecahkan."

"Di pramusim saya banyak melakukan perjalanan, lebih tepatnya perjalanan untuk mencari solusi untuk mengatasi masalah ini untuk bisa berkompetisi di musim ini dalam kondisi 100%. Tapi pada akhir pekan lalu di Qatar, saya sadar kalau kondisinya tidak akan bisa seperti itu."

"Kami akan mencoba memecahkan masalahnya. Seri balapan ini (di Qatar) membuat semuanya jelas kalau saya tidak bisa berkompetisi dengan kemampuan terbaik saya."

"Itu yang bisa saya katakan. Saya harap saya bisa memberi Anda kabar bagus secepatnya, karena saya akan membuat keputusan dalam beberapa hari mendatang," demikian kutipan dari blog Pedrosa.

Masalah pada 'arm pump' umum dialami mereka yang berlaga di ajang MotoGP. Kondisi tersebut terjadi karena lengan harus menahan kekuatan yang muncul saat pengereman dari kecepatan hingga lebih dari 200 km/jam. Rider-rider MotoGP kerap melakukan operasi untuk mengobati masalah tersebut di antara seri yang digelar.

Honda Bantah Casey Stoner Akan Gantikan Dani Pedrosa

Honda Bantah Casey Stoner Akan Gantikan Dani Pedrosa

Honda Bantah Stoner Bakal Gantikan Pedrosa 
Pimpinan Repsol Honda, Livio Suppo membantah spekulasi bahwa mantan pebalap MotoGP, Casey Stoner akan menggantikan posisi Dani Pedrosa yang karirnya terancam akan berakhir lebih awal. Hal ini disampaikan Suppo dalam wawancaranya bersama Crash.net.

Dalam MotoGP Qatar, Pedrosa mengalami cedera arm pump, yang sudah ia derita selama beberapa tahun terakhir. Operasi pun diyakini akan membuat kondisinya makin buruk. Ketidakpastian ini membuat Pedrosa ogah membalap selama cederanya belum pulih.

"Dani sudah menjadi pebalap Honda sejak memulai karir balap. Jujur saja, tak ada pebalap lain yang bisa sepertinya. Ia tiga kali juara dunia, selalu memenangkan balapan setiap tahun dan selalu menjadi kandidat juara dunia," ujar Suppo.

Suppo pun tertawa ketika ditanya apakah Stoner akan menggantikan Pedrosa, mengingat pria Australia itu baru mengumumkan diri akan turun di Kejuaraan Suzuka 8 Hours bulan Juli nanti bersama Honda.

"Casey sudah berulang kali berkata bahwa ia tak mau kembali ke MotoGP. Saya yakin kami akan mendapat solusi untuk Dani. Saya optimis. Yang penting sekarang adalah menjaga kondisi fisik Dani," tutup Suppo.

Wakil Presiden HRC Minta Pedrosa Tiru The Doctor

Wakil Presiden HRC Minta Pedrosa Tiru The Doctor
Wakil Presiden HRC Minta Pedrosa Tiru The Doctor
AALST – Wakil Presiden HRC Honda, Shuhei Nakamoto, mengaku kagum dengan sikap tegas yang ditunjukan rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi. Nakamoto pun meminta pembalapnya, Dani Pedrosa meneladani juara dunia enam kali MotoGP itu.
The Doctor memang dikenal dengan keputusan kontroversialnya. Ia pernah mendepak sang kepala mekanik, Jeremy Burgess pada akhir 2013. Pedrosa saat ini juga mengikuti keputusan tersebut akhir musim ini, sebab performa yang kurang memuaskan. Mulai tahun depan, Pedrosa tak akan lagi bekerja sama dengan Mike Leitner.
"Vale merupakan contoh yang sangat baik. Ia telah berusia 35 tahun namun masih mampu meningkatkan performa dan belajar. Musim ini ia meraih dua kemenangan. Dani jauh lebih muda, jadi saya harap ia bisa tampil lebih baik musim depan," ujar Nakamoto kepada Motorcycle News, Senin (22/12/2014).
Musim ini, Rossi sukses mengoleksi 13 podium, termasuk dua kemenangan dan sukses duduk di peringkat keempat. Sementara itu, Pedrosa meraih 10 podium, termasuk satu kemenangan.

Bos Honda Kaget Pedrosa Ingin Ganti Anggota Tim

Bos Honda Kaget Pedrosa Ingin Ganti Anggota Tim


Bos Honda Kaget Pedrosa Ingin Ganti Anggota Tim 
Vice President Departemen Balap Honda (HRC), Shuhei Nakamoto mengaku sempat terkejut saat Dani Pedrosa ingin mengganti beberapa anggota timnya demi menghadapi MotoGP 2015. Hal ini disampaikan oleh Nakamoto melalui MCN.

Pedrosa ingin mengganti kedua mekaniknya, Mark Barnett dan Christophe Leonce. Hal ini membuat sang kepala mekanik Mike Leitner kecewa dan memutuskan ikut hengkang dan mengakhiri kerjasama yang telah dijalin sejak 2004.

"Saya terkejut, namun terkadang hal seperti ini ada baiknya, karena Dani butuh motivasi baru. Mereka sudah bersama Dani sejak lama, dan dengan hasil yang tak begitu baik, Dani ingin mencoba hal baru," ujar Nakamoto.

Mulai musim depan, posisi Leitner digantikan oleh sang teknisi telemetri, Ramon Aurin yang mengantarkan Nicky Hayden menjuarai MotoGP 2006. "Kami kehilangan mekanik-mekanik hebat. Tapi motivasi pebalap sangat penting. Bila perubahan ini membantu, maka saya mendukungnya," tutup Nakamoto.

Rombak Susunan Kru, Pedrosa Dituntut Lebih Oke Musim Depan

Rombak Susunan Kru, Pedrosa Dituntut Lebih Oke Musim Depan
 
Dani Pedrosa melakukan beberapa perubahan pada susunan kru balapnya untuk tahun depan. Tampil jeblok di musim yang baru saja tuntas, Pedrosa dituntut lebih oke di 2015.

Pedrosa sudah memberhentikan dua mekanik andalannya yakni Mark Barnett dan Christophe Leonce. Keputusan tersebut kemudian berimbas pada langkah kepala kru Mike Leitner untuk ikut angkat kaki dan menolak perpanjangan kontrak dua tahun yang ditawarkan.

Perubahan kru yang dilakukan Pedrosa diakui kubu HRC mengejutkan. Namun setelah musim buruk di 2014, keputusan rider Spanyol itu merombak tim diharapkan bisa memberi dampak bagus di 2015.

"Saya terkejut, tapi kadang itu bisa menjadi hal yang bagus karena Dani butuh motivasi baru. Saya senang bisa mengubah staf milik Dani, meski secara teknis mereka tidak memiliki level yang tinggi. Tapi tim ini sudah bersama untuk periode yang panjang dan tidak dapat hasil bagus," ungkap Bos HRC, Shuhei Nakamoto.

Saat Marc Marquez jadi juara dunia dengan meraih 13 kemenangan, Pedrosa cuma kebagian satu kemenangan di musim ini. Sejak turun di kelas MotoGP, ini merupakan titik terendah buat rider 29 tahun itu.

"Dani berpikir untuk mencoba sesuatu yang baru. Dani yang menginginkan ini dan saya mengikuti idenya dan mendukungnya, meski kami kehilangan mekanik yang sangat baik. Motivasi pebalap adalah hal yang berharga beberapa per sepuluh detik dan jika perubahan terjadi maka saya mendukungnya," lanjut Nakamoto di MCN.

Pedrosa bisa jadi mengikuti langkah Valentino Rossi yang tahun lalu secara mengejutkan memutus kerjsama dengan kepala mekaniknya sejak lama, Jerry Burgess. Mengontrak Silvano Galbusera untuk jadi pendampingnya musim ini, The Doctor tampil gemilang dengan meraih dua kemenangan, 11 kali naik podium dan finis di posisi kedua klasemen akhir.

"Saya harap dia (Pedrosa) bisa meningkatkan levelnya. Valentino adalah contoh yang bagus karena dia sudah 35 (tahun) dan masih terus berkembang dan masih terus mencoba belajar. Dia memenangi dua balapan musim ini dan Dani masih jauh lebih muda. Jadi kita lihat saja apakah Dani akan bisa mengambil langkah ke depan dengan perubahan yang dia lakukan," tuntasnya.

Pedrosa: Level Rossi Baik untuk MotoGP

Pedrosa: Level Rossi Baik untuk MotoGP

Pedrosa: Level Rossi Baik untuk MotoGP
Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa berpendapat bahwa performa Valentino Rossi yang kian menanjak baik untuk keberlangsungan MotoGP setidaknya hingga akhir 2016 mendatang.

Setelah mengalami musim buruk bersama Ducati pada tahun 2011 dan 2012, Rossi yang kembali membela Yamaha sukses mengoleksi banyak podium dan tiga kemenangan.

"Rossi telah bekerja sangat keras, dan telah meraih hasil balap menakjubkan. Padahal ia sudah berusia 35 tahun! Menyamai prestasinya jelas sulit," ujar Pedrosa kepada Insella.

Pedrosa pun yakin selama Rossi masih tampil kompetitif, ketertarikan penggemar pada MotoGP tak akan berkurang. "Saya bahagia untuknya, begitu juga untuk MotoGP dan para penggemar. Jika Vale dalam kondisi yang baik, maka baik pula untuk kita semua," tutupnya

Jelang MotoGP Valencia Tekad Pedrosa Tutup Musim dengan Manis

Jelang MotoGP Valencia Tekad Pedrosa Tutup Musim dengan Manis
 
Valencia - Kehilangan kans finis di tiga besar tak lantas menyusutkan motivasi Dani Pedrosa di balapan pamungkas. Pedrosa justru berhasrat kuat untuk mengakhiri musim ini dengan meraih hasil terbaik.

Pebalap Honda itu gagal fiis di Sepang, Malaysia setelah dua kali jatuh dalam balapan. Hasil kedua beruntun yang diterimanya usai sebelumnya juga gagal finis di Phillip Island, Australia.

Dengan koleksi 230 poin, Pedrosa berada di posisi keempat di bawah Jorge Lorenzo (263) dan Valentino Rossi (275). Perebutan posisi runner-up kini tinggal di antara duo Yamaha itu.

Menatap balapan di depan publik sendiri, di Valencia, Pedrosa punya misi khusus. Hal itu didukung dengan rekor bagus di Ricardo Tomo di mana Pedrosa pernah menang tiga kali pada 2007, 2009, dan 2012.

"Jelas, sekarang aku sudah keluar dari persaingan perebutan posisi kedua atau ketiga, terutama setelah sejumlah kejadian di Malaysia tapi aku menantikan balapan di Valencia dan mengakhiri musim ini dengan manis," kata Pedrosa di Crash.

"Ini selalu jadi balapan yang istimewa bagiku. Fans sangat fantastis dan mereka menciptakan atmosfir yang menakjubkan," sambung pebalap 29 tahun ini.

"Hasil-hasilku sebelumnya di sini juga bagus dan akhir pekan ini aku berharap bisa mengulangnya dan bertarung untuk kemenangan di hari Minggu!" seru Pedrosa.