Latest Updates
Showing posts with label Ducati. Show all posts
Showing posts with label Ducati. Show all posts

Casey Stoner Tidak Akan Kembali Balapan

Casey Stoner untuk pertama kalinya resmi mengendari motor Desmosedici GP17 milik Ducati. Pemegang dua gelar juara dunia MotoGP tersebut tampil saat Ducati menggelar uji coba tertutup di Sirkuit Sepang, Rabu dan Kamis 25–26 Januari 2017.
Namun sepertinya tugas Stoner hanya akan menjadi pembalap pengembang dari Ducati. Sebab, Manajer Utama Ducati, Gigi Dall’Igna, menegaskan kalau pembalap berpaspor Australia itu tidak akan kembali ke lintasan saat balapan.
“Saya pikir ini sudah tutup buku. Jika Casey (Stoner) meminta kami untuk balapan, tentu kami akan sangat senang untuk memberikannya kesempatan, tapi saya pikir hal itu tidak akan terjadi,” ujar Dall’Igna, seperti dilansir dari Crash, Jumat (27/1/2017).
Saat ini Stoner tengah berupaya keras untuk dapat menyelesaikan masalah dari pelarangan penggunaan winglet. Seperti diketahui, penggunaan sayap tambahan pada motor dilarang mulai musim ini.
Ternyata pelarangan penggunaan winglet berdampak buruk bagi Ducati yang memang merasakan manfaat besar. Oleh karena itu tim yang bermarkas di Bologna, Italia tersebut terus mencari solusi untuk dapat membuat Desmosedici tampil gahar tanpa winglet.

'Desmosedici GP15 Adalah Ducati Sesungguhnya'

General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna menyatakan bahwa motor MotoGP terbaru mereka, Desmosedici GP15 merupakan motor yang benar-benar dirancang berdasarkan ide dari orang-orang dalam pabrikan Italia tersebut.

Dall'Igna tiba di Ducati pada akhir 2013 dan langsung merombak struktur kerja departemen balapnya. Menurut Dall'Igna, Ducati terbiasa meminta teknisi sasis menuruti permintaan teknisi mesin. Kini, Dall'Igna mengharuskan kedua departemen bekerja sama dan saling memberi masukan.

"Kini keputusan soal mesin juga datang dari teknisi sasis. Inilah mengapa motor baru kami lebih kecil ketimbang pendahulunya," ujarnya. "Kami pun merancang motor ini dengan mengambil ide dari Ducati sendiri. Iya atau tidak, semuanya datang dari Ducati."

Dall'Igna pun yakin Desmosedici GP15 merupakan Ducati sejati. "GP15 adalah Ducati yang layak. Angle mesin kami masih sama dengan tahun lalu dan kami masih menggunakan katup desmodromic. GP15 adalah Ducati sesungguhnya," tutupnya

Tes MotoGP Qatar Ducati Kembali Dominan, Dovizioso Tercepat

Tes MotoGP Qatar Ducati Kembali Dominan, Dovizioso Tercepat
Ducati Kembali Dominan, Dovizioso Tercepat 
Doha - Ducati kembali unjuk kecepatan di ujicoba pramusim terakhir yang digelar di Qatar. Di sesi hari kedua, para pebalapnya finis di tiga besar tapi kali ini Andrea Dovizioso yang keluar sebagai pebalap tercepat.

Di Sirkuit Losail pada sesi yang berakhir Senin (16/5) dinihari WIB, Dovizioso dan Andrea Iannone masih menggeber tunggangan barunya Desmosedici GP15. Dovizioso sukses mencatatkan waktu 1 menit 54,907 detik unggul 0,184 detik dari juara bertahan Marc Marquez.

Iannone, yang berjaya di hari pertama, mengakhiri latihan di tempat ketiga dengan selisih waktu 0,197 detik dari rekan setimnya itu. Duo Yamaha; Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi melengkapi lima besar.

Sementara itu Dani Pedrosa terlempar dari lima besar. Pebalap Honda Repsol ini menepati urutan keenam dengan selisih 0,001 detik dari Rossi di depannya tapi tertinggal nyaris 0,7 detik dari Dovizioso.


Hasil tes pramusim hari kedua di Qatar
Pos-Nama Pebalap-Tim-Waktu

1. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 54.907s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 55.091s +0.184s
3. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 55.104s +0.197s
4. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 55.500s +0.593s
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 55.581s +0.674s
6. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 55.582s +0.675s
7. Cal Crutchlow GBR CWM LCR Honda (RC213V) 1m 55.624s +0.717s
8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 55.648s +0.741s
9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 55.658s +0.751s
10. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RC213V-RS) 1m 55.765s +0.858s
11. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 55.772s +0.865s
12. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 55.795s +0.888s
13. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 55.803s +0.896s
14. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 55.810s +0.903s
15. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 56.058s +1.151s
16. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar (RC213V-RS) 1m 56.104s +1.197s
17.  Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 56.259s +1.352s
18.  Eugene Laverty IRL Drive M7 Aspar Honda (RC213V-RS)* 1m 56.342s +1.435s
19. Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (Desmosedici) 1m 56.476s +1.569s
20. Stefan Bradl GER Athina Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 56.724s +1.817s
21.  Jack Miller AUS CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 1m 56.758s +1.851s
22.  Danilo Petrucci ITA Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 1m 56.762s +1.855s
23. Loris Baz FRA Athina Forward Racing (Forward Yamaha)* 1m 56.936s +2.029s
24.  Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 57.273s +2.366s
25.  Alex De Angelis RSM Octo IodaRacing (ART) 1m 57.390s +2.483s
26. Marco Melandri ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 57.982s +3.075s

Tes MotoGP Qatar Ducati Kuasai Hari Pertama, Iannone Tercepat

Tes MotoGP Qatar Ducati Kuasai Hari Pertama, Iannone Tercepat
Ducati Kuasai Hari Pertama, Iannone Tercepat 
Rider Ducati mendominasi hari pertama tes pramusim ketiga di Qatar. Andrea Iannone menjadi yang terbaik dengan mencatat waktu tercepat.

Di Sirkuit Losail, Minggu (15/3/2015) dinihari WIB, Iannone dan Andrea Dovizioso mendominasi tes yang berlangsung selama tujuh jam itu. Keduanya banyak menghabiskan waktu dengan tunggangan barunya, GP15.

Setelah melahap 50 lap, catatan waktu terbaik Iannone adalah satu menit 55,265 detik. Sementara Dovizioso cuma lebih lambat 0,098 detik dari Iannone.

Posisi ketiga ditempati oleh Marc Marquez yang menorehkan catatan waktu satu menit 55,554 detik atau 0,289 detik lebih lambat daripada Iannone. Di belakang Marquez ada Aleix Espargaro yang mencatat waktu satu menit 55,698 detik.

Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo berturut-turut menempati posisi kelima dan keenam. Sementara Valentino Rossi yang sempat crash setelah baru melewati tiga lap harus puas duduk di urutan kedelapan.

Hasil tes pramusim hari pertama di Qatar, Minggu (15/3/2015) dinihari WIB:

1 Andrea Iannone Ducati Ducati 1m55.265s - 50
2 Andrea Dovizioso Ducati Ducati 1m55.363s 0.098s 48
3 Marc Marquez Honda Honda 1m55.554s 0.289s 44
4 Aleix Espargaro Suzuki Suzuki 1m55.698s 0.433s 44
5 Daniel Pedrosa Honda Honda 1m55.813s 0.548s 33
6 Jorge Lorenzo Yamaha Yamaha 1m55.828s 0.563s 43
7 Cal Crutchlow LCR Honda 1m55.837s 0.572s 38
8 Valentino Rossi Yamaha Yamaha 1m55.938s 0.673s 48
9 Bradley Smith Tech 3 Yamaha 1m55.954s 0.689s 43
10 Scott Redding Marc VDS Honda 1m56.112s 0.847s 47
11 Maverick Vinales Suzuki Suzuki 1m56.130s 0.865s 42
12 Danilo Petrucci Pramac Racing Ducati 1m56.132s 0.867s 44
13 Yonny Hernandez Pramac Racing Ducati 1m56.301s 1.036s 38
14 Pol Espargaro Tech 3 Yamaha 1m56.615s 1.350s 50
15 Karel Abraham AB Motoracing Honda 1m56.638s 1.373s 34
16 Mike Di Meglio Avintia Racing Ducati 1m56.719s 1.454s 45
17 Nicky Hayden Aspar Honda 1m57.099s 1.834s 47
18 Stefan Bradl Forward Racing Forward Yamaha 1m57.146s 1.881s 27
19 Jack Miller LCR Honda 1m57.228s 1.963s 49
20 Loris Baz Forward Racing Forward Yamaha 1m57.376s 2.111s 40
21 Hector Barbera Avintia Racing Ducati 1m57.405s 2.140s 18
22 Eugene Laverty Aspar Honda 1m57.500s 2.235s 44
23 Michele Pirro Ducati Ducati 1m57.664s 2.399s 53
24 Alex de Angelis IodaRacing Project ART/Aprilia 1m58.026s 2.761s 45
25 Alvaro Bautista Aprilia Gresini Aprilia 1m58.459s 3.194s 34
26 Marco Melandri Aprilia Gresini Aprilia 1m58.990s 3.725s 19

Pole Pertama Ducati dan Dovizioso Setelah 2010

Pole Pertama Ducati dan Dovizioso Setelah 2010

 
Motegi - Capaian Andrea Dovizioso dalam sesi kualifikasi MotoGP Jepang sekaligus mengakhiri paceklik panjang posisi start terdepan buat dirinya sendiri dan juga timnya, Ducati.

Dovizioso berhasil mencatat waktu terbaik untuk menyabet pole di Motegi, Sabtu (11/10/2014). Ini merupakan pole pertamanya sejak meraih hasil serupa di Motegi Oktober 2010 lalu ketika masih membela Repsol Honda.

Apa yang dilakukan Dovizioso tersebut sekaligus menyudahi penantian panjang Ducati akan pole position. Sejak Casey Stoner melakukannya pada MotoGP Valencia pada November 2010, baru kali ini lagi Ducati bisa memiliki rider yang start dari posisi terdepan.

"Kami sudah bekerja dengan amat baik sedari FP1," ucap Dovizioso, yang juga menjadi pebalap tercepat di sesi latihan bebas kedua, seperti dilansir Crash.

"Kami punya peluang untuk mengejar podium, tapi takkan mudah karena pebalap lain juga punya laju bagus. Aku ingin berterima kasih kepada tim, catatan waktu kami meningkat di setiap sesi," lanjutnya.

Rossi Tak Menyesali Kepindahannya ke Ducati


Misano - Valentino Rossi mengalami masa-masa seret keberhasilan selama dua tahun memperkuat Ducati. Kendati demikian, pebalap yang kini membela Yamaha itu, mengaku tak menyesali kepindahannya itu.

Setelah tujuh tahun pertama di tim 'Garpu Tala' dengan gelimangan gelar, Rossi mencoba peruntungannya ke Ducati, tim pabrikan dari negaranya sendiri, Italia. Hasilnya? sangat mengecewakan.

Selama menunggangi Ducati, belum sekalipun Rossi mereguk kemenangan. Di musim pertamanya, hasil terbaik 'The Doctor' cuma sekali naik podium ketiga di Prancis sedangkan di tahun berikutnya Rossi dua kali menjadi runner-up di Prancis dan San Marino.

Usai periode yang membuat frustrasi itu, Rossi 'menyerah' dan menerima tawaran kembali ke Yamaha. Meskipun, baru sekali kemenangan diukir dia di Belanda 2013 menyusul penampilan luar biasa prima dari pebalap Honda, Marc Marquez.

"Sejujurnya, aku idak pernah menyukai ini," ungkap Rossi di Misano. "Aku selalu bilang bahwa aku tidak pernah menyesal untuk mencoba dengan Ducati, terutama karena penting untuk mencoba."

"Kepindahan itu memang sebuah pertaruhan besar, tapi jika aku bisa menang dengan Ducati -- pebalap Italia dengan motor Italia juga -- itu akan sangat penting dan sangat hebat."

"Sayang sekali, kami tidak bisa mencapai hasil yang sesuai harapanku. Tapi aku tidak pernah menyesal pernah membuat pilihan itu," tandas pebalap berusia 35 tahun ini.

Lorenzo Tak Pernah Berpikir Gabung Suzuki atau Ducati


Silverstone - Banyak rumor beredar terkait masa depan Jorge Lorenzo sebelum dia menambah kontrak dengan Yamaha. Soal isu dirinya sempat berpikir bergabung dengan Suzuki dan Ducati, juara dunia dua kali itu membantahnya.

Masa depan Lorenzo memang sempat jadi speskulasi. Sebabnya adalah tidak molornya pembicaraan soal kontrak baru padahal kesepakatan lamanya dengan Yamaha akan habis di penghujung 2014.

Apalagi performa Yamaha juga sedang tidak terlalu oke terkait dominasi Marc Maruez dengan Hondanya. Beberapa media Spanyol menyebut Lorenzo punya peluang bergabung dengan Ducati dan Suzuki, yang akan kembali ke ajang MotoGP musim depan.

Lorenzo menyangkal dirinya pernah berpikir untuk memperkuat salah satu klub tersebut. Suzuki disebutnya akan sulit bersaing dengan Yamaha dan Honda karena sudah lama absen di MotoGP, sementara Ducati masih punya banyak pekerjaan rumah dengan motornya.

"Suzuki sudah keluar dari kompetisi untuk beberapa waktu dan tidak akan mudah untuk kembali ke persaingan papan atas bersama Honda dan Yamaha. Dan Ducati sudah mendatangkan insinyur baru satu tahun lalu dan saya tahu Gigi Dall’Igna saat masih di Aprilia pada kelas 250 dan saya yakin dia akan memberikan kerja bagus," ungkap Lorenzo.

"Meski saya merasa musim saya tidak berjalan mulus sampai sekarang, saya merasa bersama Yamaha dalam kondisi normal saya masih bisa memenangi balapan atau bertarung untuk kejuaraan. Jadi pilihan terbaik untuk saya saat ini adalah Yamaha," lanjutnya di ESPNFC.

Ducati sudah mendapatkan dua pebalapnya untuk musim depan yakni Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, Sementara Ducati akan ditunggangi duo Spanyol yakni Aleix Espargaro serta Maverick Vinales.