Latest Updates
Showing posts with label Jack Miller. Show all posts
Showing posts with label Jack Miller. Show all posts

Jack Miller: Valentino Rossi Benar-Benar Pebalap Idola Saya

Jack Miller: Valentino Rossi Benar-Benar Pebalap Idola Saya
Jack Miller: Valentino Rossi Benar-Benar Pebalap Idola 
Pebalap baru CMW LCR Honda yang akan menjalani debut MotoGP musim ini, Jack Miller meyakini Valentino Rossi memang layak menjadi idola sejati para pebalap muda. Pebalap Australia inipun tak sabar menjalani balapan di Qatar akhir pekan ini bersamanya.

Miller yang masih berusia 20 tahun secara kontroversial melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP. Meski mendapat kritikan tajam, Miller tetap pede, karena Pierfrancesco Chili dan Garry McCoy juga pernah melakukan hal serupa di masa lalu.

"Saya suka mendengar cerita masa lampau. Garry berasal dari Australia seperti saya, dan musim ini Troy Bayliss kembali balapan di World Superbike dalam usia nyaris 46 tahun. Mereka pahlawan sejati. Melihat mereka membuat saya merasa lahir di waktu yang salah," ujarnya kepada GPOne.

Meski begitu, Miller bersyukur punya kesempatan melawan sang idola, The Doctor. "Jika teringat saya akan balapan bersama Vale, saya merinding. Saya sangat mengaguminya, atas semua kemenangannya dan apapun yang ia lakukan untuk olahraga ini. Ia benar-benar seorang idola," tutupnya

Jack Miller Akui Nyaris Tabrak Valentino Rossi

Jack Miller Akui Nyaris Tabrak Valentino Rossi

Jack Miller Akui Nyaris Tabrak Valentino Rossi 
Pebalap baru CWM LCR Honda, Jack Miller mengaku dirinya nyaris menabrak pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi saat menjalani hari ketiga uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Jumat (6/2).

"Kala itu saya berkendara sendirian, dan di lap berikutnya Vale melaju di depan saya. Saya pun mengikutinya sepanjang lap. Saya masih dalam tahap adaptasi, jadi ketika menuju tikungan terakhir saya nyaris menabraknya karena saya mengerem seperti di Moto3," ujarnya.

Meski catatan waktunya berantakan saat menjalani lap tersebut, Miller mampu mempelajari bahwa motor Honda Open RC213V-RS miliknya lebih baik di sektor pengereman dibanding motor para lawan, termasuk YZR-M1 milik Rossi.

"Honda sangat baik dalam pengereman dan lebih baik bila dibandingkan motor lain karena itulah pertama kalinya ada pebalap lain di depan saya. Saya memang mengacaukan lap itu, tapi saya konsisten selama uji coba. Jadi saya senang," tutupnya.

Jack Miller Ingin Jadi Tandem Marc Marquez

Jack Miller Ingin Jadi Tandem Marc Marquez

Jack Miller Targetkan Jadi Tandem Marc Marquez 
Debutan kontroversial CWM LCR Honda, Jack Miller mengaku ingin menjadi rekan setim Marc Marquez di Repsol Honda pada tahun 2017 mendatang, mengingat kontrak Dani Pedrosa baru akan habis pada akhir MotoGP 2016 nanti.

Miller yang memutuskan melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP, mendapat kontrak tiga tahun dari Departemen Balap Honda (HRC). Untuk musim pertama, ia akan mengendarai motor Open RC213V-RS.

"Proyek ini mengagumkan dan saya sangat bersemangat. Honda merekrut saya karena mereka yakin mereka lah tempat yang tepat bagi saya untuk belajar. Saya tak sabar untuk mengendarai motor saya lagi," ujarnya kepada Sydney Morning Herald.

Miller pun yakin bila ia mampu tampil baik selama dua tahun ke depan, ia bisa menjadi tandem Marquez. "Itulah tujuan proyek ini dan itulah target saya. Terwujud atau tidak kita lihat nanti, tapi itulah rencana saya. Target ini saya patok dari dalam hati. Tentu saja itu fokus saya," tutupnya.

Jack Miller Akui Punya Haters

Jack Miller Akui Punya Haters

Gagal Juara Moto3, Jack Miller Akui Punya Haters 
Pebalap CWM LCR Honda MotoGP, Jack Miller mengaku haters-nya kian banyak setelah hanya mampu menduduki peringkat runner up Moto3 2014, kalah dari adik Marc Marquez, Alex Marquez. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama The Go Townsville.

Miller dan Marquez bersaing ketat sepanjang tahun hingga juara ditentukan di seri terakhir, Valencia, Spanyol. Miller memenangkan balapan, sementara Marquez finis ketiga. Namun Marquez tetap keluar sebagai juara dengan keunggulan tiga poin.

Miller yang bertalenta dan punya kepribadian unik serta kocak, memang populer di kalangan penggemar MotoGP. Meski begitu pebalap asal Australia ini mengaku punya banyak haters akibat luapan kekecewaannya di Valencia yang dianggap berlebihan.

"Ah, banyak juga kok yang membenci saya. Mereka mengatai saya pecundang dan lain-lain. Tapi siapapun yang berada di posisi saya, masih berusia 19 tahun dan gagal meraih gelar hanya karena kalah tiga poin, tentu saja mereka akan frustrasi seperti saya," ujarnya.

Miller yang secara kontroversial memutuskan melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP tahun ini, akan kembali turun lintasan di atas motor Open RC213V-RS dalam uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, 4-7 Februari mendatang.

Rookie Ini Samakan Pengalaman Jajal MotoGP seperti Berhubungan Seks Pakai Celana

Rookie Ini Samakan Pengalaman Jajal MotoGP seperti Berhubungan Seks Pakai Celana
 
Debutan MotoGP Jack Miller memiripkan pengalaman barunya di kelas primer balap motor grand prix tersebut seperti berhubungan seks dengan masih menggunakan celana, setelah ia menjalani tes di Valencia.

Miller, pemuda kelahiran Australia 19 tahun lalu, akan tampil di MotoGP bersama CWM LCR Honda pada musim 2015 mendatang. Ini merupakan sebuah lompatan besar buatnya mengingat sebelum ini ia masih tampil di ajang Moto3--membuatnya tak mencicipi Moto2.

Menjelang partisipasi pertamanya di kelas primer, Miller sudah menjajal mesin MotoGP dalam sesi tes yang dilangsungkan di Valencia dan tuntas, Kamis (13/11/2014) dinihari WIB, kemarin. Pengalaman pertama ini rupanya benar-benar sensasional buatnya.

"Sikutku menyentuh (permukaan lintasan) lebih sering daripada sebelumnya sepanjang hidupku, melewati tempat-tempat yang tidak aku duga sebelumnya," kata Miller di Crash.

"Melewati Turn Three--aku ingin melihat foto-fotonya karena aku benar-benar menurunkan sikutku, kemudian ketika menekan gas Anda harus langsung beralih ke sisi lain sebelum titik menuju Turn Four.

"Itu salah satu pengalaman paling seru yang pernah aku alami. Rasanya seperti berhubungan seks dengan masih mengenakan celana!" serunya.

Capaian terbaik Miller di Moto3 adalah finis di posisi dua klasemen akhir, yang mana ia lakukan pada musim terakhirnya di kelas tersebut--musim 2014 ini. Sepanjang musim tersebut ia mencatatkan enam kemenangan, termasuk di Valencia.

Dikontrak LCR, Jack Miller Lompat dari Moto3 ke MotoGP


Jakarta - Jack Miller akan menjadi pendatang baru di gelaran MotoGP musim 2015. Performanya yang oke di Moto3 membuat dia ditarik langsung ke kelas paling bergengsi itu oleh LCR Honda.

Miller saat ini menjadi pemuncak klasemen Moto3, dia unggul sembilan poin atas Alex Marquez. Oleh banyak pengamat dia dianggap sebagai calon pebalap besar masa depan.

Atas peformanya yang oke itulah dia kini dapat promosi langsung ke MotoGP. LCR Honda sudah memberikan satu tempat untuknya bersanding dengan Crutchlow di musim 2015.

"Saya sangat senang bisa membuat lompatan ke MotoGP tahun depan, terutama karena saya akan melakukannya bersama HRC. Itu mimpi yang menjadi nyata, saya pikir semua orang mau tampil di level tertinggi di kejuaraan dunia bersama Honda," ucap Miller.

Berkebangsaan Australia, Miller saat ini baru berusia 19 tahun. Dengan usia yang masih sangat muda potensinya diyakini masih akan bisa terus diasah.

"Jelas itu menjadi lompatan besar dari Moto3 ke MotoGP, tapi saya diyakinkan kalau kami semua siap untuk itu, setahap demi setahap, belajar setiap hari dan kami bisa melakukan pekerjaan hebat," lanjutnya di Autosport.

Miller menjadi pebalap pertama setelah Leon Haslam di tahun 2001 yang lompat dari kelas terbawah ke kasta teratas.

"Tak diragukan lagi ini adalah proyek yang sangat menggairahkan dan jelas jadi tantangan baru buat kami. Kami percaya sepenuhnya pada Jack dia akan punya performa meyakinkan di masa depan pada kelas premier terkait talentanya yang tak terbantahkan, dan juga motivasi serta semangat. Pastinya dia akan butuh waktu untuk belajar mengendarai motor 1.000 cc, tapi kami tidak terburu-buru, dan musim depan akan jadi periode belajar untuknya," papar bos LCR Lucio Cecchinello.