Latest Updates
Showing posts with label Motogp Line. Show all posts
Showing posts with label Motogp Line. Show all posts

Biaggi Jadi Lakukan Tes MotoGP untuk Pramac Ducati Tengah Pekan Ini

Getty Images/Mirco Lazzari
Mugello - Pramac Ducati mengonfirmasi bahwa mantan bintang MotoGP Max Biaggi akan melakukan pengujian buat tim tersebut di Mugello tengah pekan ini.

Biaggi, yang meninggalkan MotoGP di akhir musim 2005 dan pensiun setelah menjuarai Superbike musim lalu, memang telah digadang-gadang untuk melakukan pengujian selama dua hari itu.

"Selama dua hari di Mugello Max Biaggi akan melakukan pengujian Ducati Desmosedici Tim Pramac Racing," jelas tim Pramac Ducati di Crash.

"Besok Max Biaggi akan mulai menunggangi Ducati Desmosedici GP13 Tim Pramac Racing selama tes dua hari di sirkuit Mugello di Tuscany, Italia."

"Juara Dunia empat kali Grand Prix 250cc dan juara Dunia dua kali Superbike itu akan mengendarai motor Ben Spies, yang masalah bahunya yang berkelanjutkan memaksanya mundur dari balapan di sini Minggu lalu dan dari tes MotoGP Ducati yang direncanakan pekan ini."

"Oleh karena itu Tim Pramac Racing, bersama Ducati, memutuskan untuk mengizinkan Max mengendarai pebalap Texas itu, yang mana sudah disiapkan untuk tes," papar Pramac dalam pernyataannya.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa Spies belum bisa kembali dalam seri balapan berikutnya. Ia pun akan digantikan oleh Michelle Pirro.

"Saat ini sampai situlah persiapannya, dan rider uji Tim Ducati Michele Pirro akan menggantikan Spies di atas motor untuk balapan di Catalunya pada 16 Juni di Barcelona," lugas pernyataan tersebut.

Ref: http://sport.detik.com

Ducati ideal di Le Mans, Dovizioso tak patok target tinggi


Sejak bergabung di MotoGP pada tahun 2003, para pebalap Ducati kerap meraih podium di Sirkuit Le Mans, Perancis, namun tak satupun dari mereka mampu meraih kemenangan di sirkuit tersebut.

Layout lintasan dan cuaca yang kerap hujan sering membuat Ducati tampil kompetitif di Le Mans, dan Andrea Dovizioso berharap bisa membuktikan hal tersebut di MotoGP Perancis akhir pekan ini.

Meski begitu, Dovizioso yang mengoleksi dua podium di Le Mans selama berkarir di MotoGP sejak 2008 tak mau mematok target tinggi di sirkuit tersebut.

"Cuaca Le Mans selalu mengecoh, karena biasanya selalu hujan. Meski begitu, saya tetap merasa sirkuit ini cocok untuk saya dan Ducati. Dengan ini, kami harus memahami seberapa jauh performa kami bisa meningkat, meski kami tak akan mematok target terlalu tinggi," ujarnya.

Pada Seri Qatar dan Austin, Dovizioso finis di posisi ketujuh, sementara di Jerez, Spanyol ia finis di posisi kedelapan. Dengan ketiga hasil tersebut, kini ia berada di peringkat ketujuh pada klasemen sementara pebalap dengan 26 poin. (twb/kny)

Ref: http://www.merdeka.com

Rossi: Senggolan Lorenzo-Marquez Insiden Biasa


"Di lap dan tikungan terakhir, pembalap harus melakukan sesuatu."


Pembalap senior Yamaha, Valentino Rossi menyebut insiden senggolan motor Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di tikungan terakhir MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez tak perlu dibesar-besarkan.

Insiden itu memicu perdebatan. Apalagi, Marquez yang berstatus pembalap debutan dan baru berusia 20 tahun untuk sementara memimpin klasemen pembalap.

Lorenzo pun sempat kesal dengan manuver Marquez. Pembalap bernomor 99 itu pun enggan untuk bersalaman dengan Marquez di pit dan di atas podium, meski akhirnya ia memaafkan tindakan yang dilakukan rekan senegaranya itu. 

Padahal, Marquez pernah melakukan hal nyaris serupa di arena Moto2. Ia menyalip Thomas Luthi di lap terakhir seri pembuka Moto2 2012 di Qatar. 
Dan Rossi mengomentari manuver Marquez. 

"Itu manuver yang sulit. Manuver menyalip yang sulit dari Marc," kata Rossi kepada Autosport.

"Ia sempat menyentuh Jorge. Di lap dan tikungan terakhir, pembalap memang harus melakukan sesuatu. Jorge membuka pintu, dan Marc masuk. Itu hal yang biasa terjadi di balapan."

Juara dunia 7 kali, Rossi juga pernah melakukan hal serupa kepada Sete Gibernau pada 2005. Saat itu, Rossi yang berada di sisi dalam sempat menyentuh Gibernau dan mendorongnya ke gravel. Rossi akhirnya menjadi juara seri perdana dari 11 kali di musim itu untuk menjadi juara dunia kali ke-5.

Pembalap lain yang tak mempermasalahkan insiden itu yakni Andrea Dovizioso. Ia menyebut manuver Marquez memang agresif, tapi tidak keterlaluan.

Dani Pedrosa yang memenangi MotoGP Spanyol menganggap Marquez agak terlambat melakukan pengereman. Tapi, ia juga tak terlalu mempermasalahkan rekan setimnya itu.

"Itu lap terakhir dan pembalap memang harus agresif. Saya pikir, jika mereka tak bersenggolan, Marc akan masuk gravel. Mungkin Marc sedikit lambat mengerem," ujar Pedrosa.

"Senggolan itu mirip dengan yang terjadi saat start GP Amerika di Sirkuit Austin. Saya hanya berharap, itu tak terjadi lagi," tutur Pedrosa.

Ducati Turunkan Motor Tambahan di MotoGP Spanyol

Ducati mengonfirmasi bahwa test rider mereka, Michele Pirro akan turun lintasan di MotoGP Spanyol akhir pekan ini. Pebalap Italia itu akan mengendarai motor Desmosedici GP13 dengan pengembangan khusus.

Menurut kontraknya sebagai test rider Ducati musim ini, Pirro memang akan mendapatkan tiga fasilitas wildcard untuk membalap di beberapa seri MotoGP 2013.

Pimpinan Tim Ducati, Vittoriano Guareschi menyatakan bahwa Jerez akan menjadi sirkuit yang tepat untuk meningkatkan progres ketimbang Sirkuit Losail, Qatar dan Sirkuit Austin, Texas.

"Motor Desmosedici GP13 milik Michele memiliki beberapa perangkat terbaru yang bisa membantu kami untuk fokus menjalani pengembangan musim ini," ujarnya. "Kesempatan ini sangat penting untuk belajar, karena karakter Jerez sangat berbeda dengan dua sirkuit yang kami hadapi sebelumnya."

Setelah menjalani dua musim tanpa kemenangan, Ducati yang kini telah diakuisisi oleh Audi melakukan perombakan besar-besaran dan tak mengharapkan perubahan yang instan.

Meski tertinggal jauh oleh Honda dan Yamaha pada uji coba pramusim, Ducati menunjukkan perkembangan yang cukup baik pada Seri Qatar dan Austin, mengingat Andrea Dovizioso selalu start dari posisi enam besar dan finis di posisi tujuh besar. (as/kny)

Ref: http://www.bola.net

Lorenzo & Valentino Rossi Siap Bertarung di GP Austin

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sukses finish di peringkat pertama dan kedua dalam race perdana di Losail, Qatar. Kini, bukan tidak mungkin keduanya saling menjatuhkan dalam balapan berikutnya, Grand Prix Austin di Circuit of the Americas.

Saat ini, dengan sisa 17 balapan, kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi juara Moto GP 2013 masih terbuka lebar. Tidak ada jaminan bagi Jorge Lorenzo meski saat ini ia unggul lima angka dari sang rekan satu tim.
“Hasil di Qatar sangat menakjubkan bagi kami. Start apik untuk memulai musim yang sangat kompetitif. Selalu penting untuk memiliki start yang baik. Tapi Losail hanyalah race pertama dari musim yang panjang. Kini, kami harus mengubah sudut pandang. Kami berangkat ke Amerika Serikat dan akan menghadapi trek yang sama sekali berbeda. Bukan hanya tata letaknya, tetapi juga aspal, iklim, dan berbagai keadaan (yang membedakan Circuit of the Americas dengan Losail),” cetus Jorge Lorenzo.
Senada dengan Lorenzo, Valentino Rossi juga menyatakan siap tempur di GP Austin. Keberhasilan di Qatar memberinya motivasi ekstra untuk tampil lebih baik lagi.
“GP Austin tidak akan pernah mudah. Tapi, podium di Qatar membuat kami lebih memiliki motivasi ekstra. Kami merampungkan tugas di sana, dan dapat berangkat ke Austin dengan lebih banyak keyakinan. Kompetitor kami akan sangat tangguh, tapi target kami adalah, membawa pulang banyak poin. Saya percaya diri, saya menyukai trek di Austin, dan kesan pertama saya tentang Austin, sirkuit ini indah,” sebut Rossi.

Ref: http://sidomi.com

Rossi Kurang Suka Chassis Baru Yamaha

MotoGP - Valentino Rossi memastikan pada pembukaan seri perdana MotoGP musim 2013 di Losail Qatar mendatang (7/4),  tidak akan memakai chassis terbaru yang telah dikeluarkan oleh Yamaha Racing Team.

Hal tersebut diungkapkan berdasarkan hasil latihan terakhir pra-musin di Jerez, chassis baru tersebut masih mempunyai beberapa kekurangan yang akan disempurnakan, saat menggunakan chassis baru tersebut Rossi hanya mampu mencatatkan waktu tercepat 1.39.735 dibelakang pembalap asal Inggris Cal Crutchlow dengan catatan waktu 1.39.525.

Ref http://www.motorcyclenews.com 

Rossi Melorot ke Posisi 5, Pedrosa Menyodok ke Posisi 2

JAKARTA—Dani Pedrosa (Repsol Honda) mulai unjuk gigi memasuki lap 20-an dalam Tes Sepang 2 hari ini, Rabu (27/2/2013), dan membukukan waktu tercepat 2:00,651 sehingga menyodok ke posisi ke-2.

Sementara, Valentino Rossi masih terpaku di 2:01,065 sehingga posisinya melorot ke peringkat ke-5 berdasarkan data Live Timing  Motogp.com pukul 12:08 WIB.  Selain karena sodokan Pedrosa, Rossi melorot ke posisi 5 karena Cal Crutchlow (Monster Yamaha Tech 3) menyodok ke posisi  3.

Hingga pukul 12:08 WIB, Rossi telah menyelesaikan 34 lap dalam periode waktu tersebut namun belum mampu menembus limit waktu 2:00, karena justru Pedrosa dan Crutchlow yang mampu menembus limit waktu itu. (sut) 

Sumber : http://archive.bisnis.com | Kumpulan Berita MotoGP | Foto : Dani Pedrosa

Rossi Diprediksi Bakal Usik Persaingan Lorenzo-Pedrosa

AFP/William West
Roma - Musim lalu Jorge Lorenzo bersaing ketat dengan Dani Pedrosa dalam berebut gelar juara. Hal serupa diprediksi bisa terulang lagi di musim 2013, dengan Valentino Rossi diyakini juga amat berpotensi masuk ke dalam peta persaingan.

Opini itu diutarakan oleh salah satu figur legendaris di dunia balap motor, Giacomo Agostini. Menurutnya, musim depan Lorenzo sang juara bertahan akan diunggulkan kendati Pedrosa dapat kembali memberi persaingan ketat.

"Lorenzo (favorit), walaupun jika Pedrosa kembali berkendara seperti di akhir musim lalu maka ia akan jadi lawan berat," katanyakepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport.

"Valentino (Rossi) juga akan ikut bersaing karena ia bakal sering naik podium," prediksi Agostini.

Di musim 2013, Rossi akan berkendara lagi untuk Yamaha, membuatnya kembali jadi rekan setim Lorenzo. Sudah bukan rahasia jika hubungan keduanya semasa sama-sama membela Yamaha tidaklah harmonis. Agostini pun menilai hal itu takkan berubah nanti.

"Valentino dan Jorge sudah lebih dewasa dibandingkan dengan ketika mereka masih jadi rekan setim di masa lalu, tapi mustahil bagi mereka untuk menjadi teman selama semusim."

"Saat Anda memiliki dua ekor ayam jantan di satu kandang yang sama, salah satunya pasti ingin jadi lebih hebat. Saya memiliki pengalaman yang sama dengan (Mike) Hailwood, (Phil) Read, dan juga dengan (Angelo) Bergamonti: hal yang paling Anda inginkan adalah mengalahkan rider yang mengendarai motor yang sama dengan Anda, sebab Anda dapat melihat siapa yang terkuat."

"Jika Anda berada di belakang seseorang dengan motor yang berbeda situasinya tidak terlalu buruk karena itu merupakan perbandingan yang tak seimbang," paparnya.

Sumber : http://sport.detik.com | Berita Terbaru MotoGP | Foto : Rossi, Pedrosa, Lorenzo