Latest Updates
Showing posts with label Pol Espargaro. Show all posts
Showing posts with label Pol Espargaro. Show all posts

Senggolan, Redding-Espargaro Bertengkar di Twitter

Senggolan, Redding-Espargaro Bertengkar di Twitter

Senggolan, Redding-Espargaro Bertengkar di Twitter 
Insiden tabrakan Scott Redding dan Pol Espargaro di lap pertama MotoGP Austin, Texas di Circuit of The Americas, Minggu (12/4) ternyata berujung pada pertengkaran di media sosial. Perselisihan keduanya pun menarik perhatian para penggemar MotoGP.

Redding yang membela Estrella Galicia 0.0 Marc VDS, menjalani start dengan baik hingga pada akhirnya mengalami selip di tikungan 11. Ia pun menabrak bagian belakang motor YZR-M1 milik Espargaro yang membela Monster Yamaha Tech 3. Keduanya pun gagal finis.

Espargaro tampak begitu marah dan ia mengungkapkan kekesalannya dengan mengunggah foto insiden tersebut ke akun Instagramnya. "Terima kasih atas insiden ini, Scott! Dan terima kasih atas permintaan maafmu... Sialan, aku masih menunggu! Jelas kau bukan pria jantan!" tulisnya.
Redding pun meminta maaf melalui akun Twitter-nya (@Reddingpower) dan berdalih bahwa ia terhalang oleh pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo. Meski begitu, Espargaro kecewa pebalap Inggris itu tidak meminta maaf secara langsung.
Bukannya berbaikan, percakapan melalui social media ini malah membuat emosi keduanya meningkat. Redding balik menuduh Espargaro pernah melakukan hal serupa. Meski begitu, Espargaro membantah.
Ada-ada saja sikap Redding dan Espargaro ini. Semoga keduanya segera berbaikan dan tak mengulang insiden serupa. Jangan ditiru ya, Bolaneters!

Yamaha Punya Rencana Jangka Panjang untuk Pol Espargaro

Yamaha Punya Rencana Jangka Panjang untuk Pol Espargaro
 
Saat direkrut Monster Yamaha Tech 3 Pol Espargaro diprediksi akan bisa langsung dapat promosi ke Movistar Yamaha di 2015. Meski harus tertunda, Yamaha meyakini kalau Espargaro tetap punya tempat di tim mereka.

Peluang Pol Espargaro dapat promosi ke Movistar Yamaha MotoGP tertutup setelah tim tersebut memutuskan memperpanjang kontrak kedua pebalapnya yakni Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Duo tersebut paling tidak akan bertahan sampai kontraknya habis di 2016.

Itu artinya Pol Espargaro baru berpeluang memperkuat tim utama Yamaha di 2017. Dengan Ducati dan Suzuki dikabarkan tertarik merekrutnya, kubu Yamaha berharap rider berbakat asal Spanyol itu mau bertahan.

"Itu tergantung pada opsi yang dia punya di musim depan. Saya percaya Pol adalah pebalap yang cerdas dan jika saat ini Anda ingin berada di grup yang top maka Anda butuh kontrak dari HRC atau Yamaha Factory Racing dan jika terkunci di luar itu maka itu bukanlah opsi," ucap bos tim Yamaha, Lin Jarvis, di MCN.

"Suzuki menunjukkan ketertarikan padanya untuk tahun 2015 dan dia memilih untuk bertahan di mana dia ada sekarang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Apakah dia akan mengikuti jalan itu? Saya tidak tahu. Ducati juga tertarik, jadi tidak ada yang tahu pasti opsi yang tersedia di 2016," lanjut dia.

Menjalani debutnya di MotoGP musim ini, Pol Espargaro menyudahi musim di posisi enam klasemen dengan nilai 136. Hasil terbaik yang dia raih adalah finis keempat di Prancis.

"Saya ingin melihat Pol bertahan di Yamaha tapi saya tidak tahu apakah dia akan bisa melakukannya, tapi kita lihat saja. Dia tampil bagus dan dia masih punya banyak hal untuk dipelajari, saya ingin dia bertahan di grup ini dan menjadi sangat kompetitif," tuntas Jarvis.

Pol Masih Berbagi Trik dengan Aleix Espargaro, tapi Tak Mau Setim

Pol Masih Berbagi Trik dengan Aleix Espargaro, tapi Tak Mau Setim
 
Pol Espargaro mengaku dirinya sesekali masih berbagi trik balapan dengan sang kakak, Aleix Espargaro. Tapi, dia tak akan mau berada di tim yang sama dengan Aleix. Kenapa?

Pol dan Aleix kini sama-sama berkompetisi di MotoGP. Pol baru naik ke kelas MotoGP pada musim 2014, sedangkan Aleix sudah mencicipinya sejak 2009.

Pada musim 2014, Pol yang memperkuat Yamaha Tech 3 menempati posisi keenam di klasemen akhir. Adapun Aleix yang membalap di bawah bendera tim NGM Forward Racing berada di posisi ketujuh.

Dalam wawancara di Hotel Pullman, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12/2014) lalu, Pol menceritakan bagaimana hubungannya dengan sang kakak.

"Ya, dia adalah kakak saya. Kami berada dalam usia yang kurang lebih sama. Dia lebih tua dua tahun daripada saya," ucap Pol.

"Kami merasa sangat senang ketika kami bersama. Kami berlatih bersama, kami juga bersama-sama di atas trek. Kami butuh relasi di atas trek ini untuk saling membantu satu sama lain. Bagi kami, relasi ini sangat penting, khususnya di MotoGP, karena ini adalah dunia yang berat. Kami banyak saling membantu," tambah rider 23 tahun ini.

Meski sudah sama-sama jadi pebalap profesional, Pol dan Aleix sesekali masih saling membantu ketika salah satu mengalami kesulitan, terutama soal balapan.

"Dalam beberapa hal. Tidak semuanya karena ini adalah kompetisi. Kadang-kadang kalau saya punya masalah saya bilang ke dia dan dia menjelaskan kepada saya bagaimana cara mengatasinya. Ketika dia mengalami masalah saya bilang ke dia bagaimana untuk mengatasinya. Bagi kami, itu sangat membantu," tuturnya.

"Kakak saya selalu berusaha membantu saya dan bagi saya itu sangat berguna," kata Pol.

Saat ditanya apakah dirinya punya keinginan untuk berada di tim yang sama dengan Aleix, Pol langsung memberikan jawaban tegas.

"Tidak, tidak," jawabnya sambil tertawa.

"Dia adalah kakak saya. Sekarang relasi kami sangat bersahabat," kata Pol.

"Saya pikir di dalam tim Anda harus benar-benar profesional, bukan bersahabat. Dan bagi kami akan sulit untuk berada di tim yang sama," ujarnya.

Espargaro Nikmati Kunjungannya ke Indonesia

Halo, apa kabar? kalimat itu sontak keluar dari mulut Pol Espargaro kepada awak media yang diberi kesempatan untuk mengunjungi paddock pebalap negara peserta.

Espargaro yang mengenakan kaos berkerah warna hitam berikut topinya hadir di paddock Yamaha Monster Tech 3 untuk menyapa para awak media dengan lambaian tangan dan langsung melemparkan senyumannya. Sejurus kemudian fotografer langsung mengabadikan fotonya.

Espargaro bersama pebalap Yamaha lainnya, Jorge Lorenzo, khusus datang ke Indonesia sebagai bintang tamu pada acara perhelatan akbar Yamaha ASEAN Cup Race (YACR) ke-11 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, yang digelar Minggu (7/12/2014) besok.

Tiba Jumat (5/12/2014) kemarin, dua pebalap asal Spanyol itu dijadwalkan akan melakoni sejumlah aktivitas, termasuk ikut balapan Yamaha ASEAN Cup Race.

Tapi, Espargaro tidak bisa ikut balapan karena masih mengalami cedera kaki. "Saya tidak bisa ikut balapan besok karena kaki saya masih cedera," kata Pol seraya menunjuk kakinya.

Kendati begitu, ia mengaku senang berada di Indonesia dan berharap semua bisa ikut menikmatinya. "Kabar saya baik, tapi di sini cukup panas. Sarapan tadi pagi juga enak. Saya menikmati sekali kunjungan saya ke sini," sahut Espargaro.

Hal itu juga dibuktikan dia ketika ada salah satu wartawan yang menggodanya dengan sebuah pertanyaan. "Apakah kamu sudah bertemu satu wanita Indonesia yang kamu sukai?" sejurus kemudian dia menjawab: "Saya bebas dan masih single."

"Saya ke sini untuk melihat perlombaan. Mungkin nanti saya akan berlibur ke Bali dan bertemu wanita di sana," katanya seraya tertawa.

Selain bertemu Espargaro, awak media juga diberi kesempatan untuk mengunjungi paddock dari negara-negara peserta. Antara lain paddock tim India, Thailand, Filipina, Malaysia, Jepang, dan Indonesia sendiri. Beberapa negara masih melakoni free practice, sebelum akhirnya nanti akan melakoni kualifikasi.

Yamaha ASEAN Cup Race edisi ke-11 akan digelar akhir pekan ini. Total ada 60 rider dari enam negara ikut berkompetisi.

Dari 60 pebalap, Yamaha Indonesia akan menurunkan 15 pebalap Sementara, 45 rider lainnya berasal dari Malaysia (12 pebalap), Thailand (11 pebalap), Filipina (9 pebalap), Jepang (9 pebalap), dan India (4 pebalap).

Espargaro: Hanya Rossi yang Berhasil!

Espargaro: Hanya Rossi yang Berhasil!

Espargaro: Hanya Rossi yang Berhasil! 
Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro meyakini bahwa pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi merupakan satu-satunya pebalap yang mampu menyesuaikan gaya balap dan karakter generasi yang lebih muda.

The Doctor telah turun di kelas tertinggi sejak tahun 2000. Ia telah mengendarai berbagai motor dan melawan rival kuat dari tiga generasi berbeda. Menurut Espargaro, Rossi berhasil beradaptasi dengan baik meski telah berusia 35 tahun.

"Hal tersulit di MotoGP adalah mengubah gaya balap demi karakter motor. Jika melihat balapan 10 tahun lalu, jelas ada perbedaan gaya balap yang besar. Mesin dan sistem elektroniknya juga sangat berbeda," ujar Espargaro yang merupakan juara dunia Moto2 2013.

Espargaro pun ingin mengikuti jejak sang sembilan kali juara dunia. "Mengubah dan beradaptasi dengan gaya balap terkini seharusnya sangat sulit, tapi ada satu orang yang berhasil melakukannya, yakni Vale! Saya ingin sepertinya saat berusia 35 tahun nanti," tutupnya.

Espargaro Sebut Jorge Sebagai Sosok Berpengaruh

NOALE - Aleix Espargaro sukses menjadi pembalap terbaik -di antara para pembalap CRT- pada MotoGP musim 2012. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu mengatakan, kesuksesannya tak bisa dilepaskan dari peran manajer tim, Jorge Martinez.

Pada musim 2012 lalu, Espargaro finis ke-12 pada klasemen akhir MotoGP dengan poin 74, atau unggul 12 poin dari rekan setimnya, Randy de Puniet di posisi 13. Dari 18 seri yang dilewati, pembalap berusia 23 tahun tersebut gagal finis hanya dua kali. Dan, posisi terbaik yang pernah ia raih adalah dengan finis pada posisi delapan pada GP Malaysia.

“Musim dingin lalu, saya tak tahu apakah akan berkompetisi di Moto2 atau MotoGP, tapi kemudian saya tahu saya akan bersama Power Electronics Aspar. Kemudian, saya juga tahu bahwa Jorge memiliki harapan besar pada saya untuk memberikan tekanan, dan saya mampu,” ujar Espargaro, seperti dilansir Roadracing World, Sabtu (15/12/2012).

“Jorge membantu saya dalam aspek ini. Dia membuat saya lebih kalem dan percaya diri, dan itu sangatlah penting bagi seorang pembalap dan dia telah menunjukkan bagaimana agar segalanya bisa mudah,” sambung pengendara motor bernomor 41 tersebut.

Espargaro, yang mendapat begitu banyak pelajaran pada musim 2012 lalu, yakin bisa menunjukkan performa lebih bagus pada musim 2013 mendatang. “Banyak hal berubah secara signifikan musim (2012) ini, dan mereka membuat saya berkembang sebagai pembalap,” pungkas Espargaro.


Sumber : http://sports.okezone.com | Berita Terbaru MotoGP | Foto : Pol Espargaro

Jatuh di Akhir Kualifikasi, Espargaro Tetap Raih Posisi Pole!

Pol Espargaro                                                   |  image | MotoGP
Insiden yang dialami para pembalap Moto2 saat kualifikasi berlangsung, tidak hanya melibatkan beberapa pembalap barisan belakang, namun juga duo jagoan pembalap Moto2 yaitu Pol Espargaro dan Marc Marquez.

Keduanya terjatuh di beberapa menit terakhir sesi kualifikasi dan tidak mampu memperbaiki catatan waktunya.

Meski demikian Espargaro yang sudah mengamankan lap time terbaik di pertengahan sesi kualifikasi, tidak sanggup terkejar oleh pembalap lainnya. Bahkan depan lap time tersebut, ia mampu memecahkan rekor lap tercepat yang diraih oleh Toni Elias tahun 2010 lalu. Pembalap tuan rumah itu mengamankan 1 menit 35.191 detik.

Sementara Marc Marquez yang juga mengalami insiden terjatuh, mampu bangkit kembali. Sayangnya dengan kondisi motor yang tidak sempurna lagi, ia hanya bisa pasrah meraih lap time kedua. Pembalap asal Spanyol itu akan mengawali balapan dari grid paling belakang karena menjadi penyebab insiden dengan Simone Corsi di sesi latihan hari pertama.

Pembalap Indonesia yang ikut di seri terakhir Moto2 Valencia sebagai pengganti Anthony West, belum mampu menembus ketatnya persaingan para pembalap di barisan tengah. Bahkan ia terjatuh lagi di sesi kualifikasi dan hanya membawa posisi start 31 dari 33 pembalap. (otosport.co.id)

Hasil kualifikasi Moto2 Valencia :
1. Pol Espargaro SPA (Kalex) 1m 35.191 detik
2. Marc Marquez SPA (Suter) 1m 35.597 detik
3. Thomas Luthi SWI (Suter) 1m 35.756 detik
4. Takaaki Nakagami JPN (Kalex) 1m 35.801 detik
5. Nicolas Terol SPA (Suter) 1m 35.858 detik
6. Jordi Torres SPA (Suter) 1m 35.915 detik
7. Dominique Aegerter SWI (Suter) 1m 35.949 detik
8. Scott Redding GBR (Kalex) 1m 35.966 detik
9. Simone Corsi ITA (FTR) 1m 35.983 detik
10. Andrea Iannone ITA (Speed Up) 1m 36.016 detik
11. Johann Zarco FRA (MotoBI) 1m 36.108 detik
12. Julian Simon SPA (Suter) 1m 36.129 detik
13. Xavier Simeon BEL (Tech 3) 1m 36.236 detik
14. Esteve Rabat SPA (Kalex) 1m 36.278 detik
15. Toni Elias SPA (Kalex) 1m 36.483 detik 

Sumber : http://otosport.otomotifnet.com | 10 November 2012 | Foto : Pol Espargaro