Latest Updates
Showing posts with label alex marcquez. Show all posts
Showing posts with label alex marcquez. Show all posts

Alex Marquez Kejutkan Bos Honda

Alex Marquez Kejutkan Bos Honda
Alex Marquez dinilai sudah berkembang amat pesat di lintasan balap. Kemajuan yang ia perlihatkan bahkan sanggup membuat petinggi Honda terkaget-kaget.

Alex Marquez berhasil menyudahi musim penuh pertamanya di Moto3, pada tahun 2013, dengan berada di posisi empat setelah meraih satu kemenangan dan empat podium.

Musim lalu ia malah mampu meraih tiga kemenangan dan tujuh podium lain, untuk tampil menjadi juara dunia Moto3 dengan keunggulan dua poin saja dari Jack Miller, rival beratnya yang pada musim 2015 akan tampil di MotoGP.

Apa yang diperlihatkan Alex Marquez sudah membuat terkejut Wakil Presiden HRC Shuhei Nakamoto. Kendatipun tahu adik kandung juara dunia MotoGP Marc Marquez itu adalah pekerja keras, peningkatannya yang signifikan tetap mengagetkan dirinya.

"Alex sudah berkembang pesat dalam dua tahun terakhir dan ia meningkatkan penampilannya di setiap balapan, dan saya amat gembira dengannya," kata Nakamoto kepada MCN.

"Marc mungkin lebih punya bakat alami, tapi Alex merupakan pekerja keras. Tetapi kerja keras bisa membuahkan gelar juara. Tentu saja Marc juga berlatih amat keras, tapi ia punya banyak bakat alami.

"Sejujurnya saya terkejut Alex sudah mencapai level ini. Saya tak menduga Alex bisa mencapai level ini dan saya sangat bergembira buatnya," tuturnya.

Pada 2015 ini Alex Marquez sudah naik kelas ke Moto2 dan akan melaju bersama tim Marc VDS Racing yang musim lalu mendominasi kelas tersebut.

Alex Marquez Tak Pernah Berpikir Langsung Lompat ke MotoGP

Alex Marquez Tak Pernah Berpikir Langsung Lompat ke MotoGP
 
Baru jadi juara dunia Moto3, Alex Marquez dijagokan untuk langsung terjun di kelas MotoGP. Lompatan besar itu tidak akan pernah terjadi karena dia sama sekali tidak pernah memikirkan sebelumnya.

Tak seperti Marc Marquez yang sangat dominan di MotoGP, Alex meraih gelar juara dunia Moto3 dengan susah payah. Titel juara dunia musim 2014 baru dia dapat di seri terakhir setelah menjalani pertarungan sengit dengan Jack Miller.

Usai jadi juara dunia, langsung muncul wacana untuk mempromosikan Alex ke kelas MotoGP. Menggabungkan kakak dan adik Marquez dianggap bisa menjadi daya tarik. Apalagi Miller juga melakukan lompatan yang sama dari Moto3 ke MotoGP setelah dia dikontrak oleh tim LCR.

Namun Marquez mengatakan kalau dia sama sekali tidak pernah berpikir untuk melewati kelas Moto2 dan ikut langkah Miller.

"Penting buat saya untuk ikut Moto2. Itu langkah lanjutan setelah Moto3 dan saya pikir saya memperkuat tim terbaik di Moto2 dan hasil yang didapat jelas menunjukkan itu," sahut Alex di MCN.

"Tito (Rabat) sudah menjadi juara dunia dan Mika (Kallio) di posisi dua, jadi saya sangat senang bisa berada di tim ini. Saya pikir tidak mungkin buat saya untuk lansung ke MotoGP karena itu akan jadi jalan yang salah," lanjut rider 18 tahun itu.

Musim 2014 menjadi tahun ketiga Alex berlaga di Moto3. Setelah cuma bisa duduk di posisi 10 pada musim debut, dia melonjak ke posisi empat klasemen akhir tahun lalu.

"Opsi terbaik buat saya adalah dua tahun di Moto2 dan itu selalu menjadi rencana saya dan jika setelahnya saya dapat tawaran di MotoGP maka saya akan pergi. Tapi saya punya banyak hal untuk dipelajari di Moto2, jadi saya pikir setahap demi setahap adalah yang terbaik buat masa depan saya," tuntasnya.

Valentio Rossi Tunggu Alex Marquez di MotoGP

Valentio Rossi Tunggu Alex Marquez di MotoGP
Rossi Tunggu Alex Marquez di MotoGP
URBINO – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, berharap tampil terus di MotoGP. Rossi juga memiliki impian untuk dapat membalap bersama Alex Marquez, adik kandung Marc Marquez.
Juara dunia enam kali MotoGP itu kagum dengan bakat juara Moto3 dalam menunggangi motor Honda. Alex berjuang keras memperebutkan trofi mahkota juara kelas Moto3 dengan Jack Miller dan, jerih payahnya itu terbayar lunas ketika dia mampu keluar sebagai pemenangnya.
"Alex akan menjadi pusat perhatian saat ini, karena dia saudara Marc. Saya mengenal betul Jack Miller, tapi Alex sangat dingin. Meskipun Jack terlalu kuat, ia tetap tenang. Dia melakukan apa yang harus ia lakukan," tutur Rossi seperti dilansir Tutto Sport, Senin (22/12/2014).
"Kemungkinan di masa depan akan menjadi lawan yang kuat. Saya harap saya masih terus berada di lintasan balap MotoGP," lanjutnya.
Tahun depan, Alex akan melanjutkan kariernya di kelas Moto2 bersama tim MarcVDS dan akan bersaing dengan Tito Rabat selaku juara musim ini.

Alex Marquez dan Marc Marquez diminta tidak ubah gaya walaupun tidak juara

Alex Marquez dan Marc Marquez diminta tidak ubah gaya walaupun tidak juara
 
Madrid - Duo Marquez, Marc dan Alex, mendapat ucapan selamat dari Repsol atas keberhasilan menjadi juara dunia. Kakak beradik itu dipesankan untuk tidak mengubah gaya membalapnya musim depan.

Marc dan Alex mengunjungi markas Repsol yang terletak di Madrid untuk bertemu dengan presiden perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas itu, Antonio Brufau.

Dikutip dari Crash, Brufau secara khusus mengucap selamat pada Marc dan Alex atas keberhasilan mereka menjadi juara dunia di kelas MotoGP dan Moto3 pada musim 2014. Dia juga memberi pesan khusus pada keduanya terkait kompetisi musim depan dan upaya mempertahankan gelar juara.

"Tidak masalah jika tahun depan Anda tidak memenangi gelar juara lagi, tapi kami secara khusus ingin kalian tidak mengubah siapa diri kalian sekarang," kata Brufau pada Marc dan Alex.

Repsol adalah sponsor utama tim Honda, yang diperkuat Marquez dalam dua musim terakhir. Repsol juga menjadi salah satu sponsor Estrella Galicia Honda, tim yang dibela Alex Marquez.

Ketika Marc dan Alex Marquez Ada di Satu Lintasan

Ketika Marc dan Alex Marquez Ada di Satu Lintasan
 
Valencia - Ada dua motor Honda RC213V bernomor 93 saat tes pasca musim MotoGP di sirkuit Valencia. Selain Marc Marquez, sang adik yang merupakan juara dunia kelas Moto3, Alex Marquez, juga ada di lintasan.

Para rider MotoGP belum bisa menikmati liburan usai menjalani musim balap 2014. Mereka langsung menjalani tes pasca musim yang direncanakan berlangsung selama tiga hari.

Dalam tes hari pertama Circuit Ricardo Tormo, Senin (10/11/2014) siang waktu setempat, Jorge Lorenzo menjadi pebalap tercepat dengan catatan waktu satu menit 30,975 detik. Dia melahap sebanyak 45 lap.

Satu pemandangan menarik tampak di trek. Honda menurunkan dua motor RC213V selama 12 lap. Satu ditunggangi oleh Marc, sementara satunya dikendarai oleh Alex.

Pada lap awal-awal Marc berada di depan Alex, sebelum membiarkan sang adik yang masih berusia 18 tahun memacu kendaraan lebih cepat di depannya.

Dalam satu lap, rider Yamaha, Valentino Rossi, juga tampak berada di antara kakak-beradik peraih gelar juara dunia balap motor di kelas yang berbeda itu.

Marc yang mencatatkan waktu satu menit 36,181 detik menempati posisi 26 saat tes hari pertama selesai. Sementara itu, Alex ada di posisi paling buncit dengan torehan waktu satu menit 36,658 detikSeusai tes, Marc pun mengungkapkan kesan-kesannya saat berada satu lintasan bersama sang adik.

"Ini merupakan pengalaman yang luar biasa berkendara bersama Alex dan mengikuti dia mengelilingi trek! Terkadang dia masih terlalu dalam saat menikung, itu merupakan suatu hal yang normal karena itu adalah lap pertamanya mengendarai motor MOtoGP," kata Marc seperti dilansir Crash.

"Saya sangat menikmatinya, tapi juga memiliki sedikit masalah berada di belakangnya karena terkadang dia sedikit terlalu melebar. Secara keseluruhan dia berkendara dengan bagus," imbuhnya.

Atas kesempatan menjajal motor yang mengantarkan sang kakak menjadi juara dunia MotoGP tahun ini, Alex pun mengucapkan rasa terimakasihnya pada bos Honda, Shuhei Nakamoto.

"Saya sangat senang bisa mencoba motor MotoGP. Kemarin, saya mewujudkan mimpi saya, dan hari ini saya mewujudkan yang lainnya. Tak tiap hari Anda bisa mencoba motor seperti ini!" tegas Alex.

"Saya ingin berterima kasih kepada Honda dan teruama Shuhei Nakamoto untuk kesempatan ini, yang mereka berikan untuk saya. Itu merupakan kesempatan luar biasa setelah menjadi juara dunia Moto3," imbuhnya.

Alex dan Marc: Pertama dalam Sejarah Kakak-Adik Juara Dunia Grand Prix

Alex dan Marc: Pertama dalam Sejarah Kakak-Adik Juara Dunia Grand Prix
 
Valencia - Nama Marquez menjadi jaminan sukses di balapan Grand Prix musim 2014 ini. Didahului oleh Marc yang jadi kampiun di MotoGP, sang adik Alex menyusul sukses itu dengan jadi jawara di Moto3.

Marc Marquez merengkuh gelar juara dunianya yang kedua pada MotoGP Jepang pada pekan kedua Oktober lalu. Meski cuma finis di belakang Jorge Lorenzo, 20 poin yang didapat cukup untuk menuntaskan musim 2014 yang sangat dia dominasi.

Tepat 28 hari setelah Marc menggelar pesta juara, dia kembali merayakan gelar juara dunia yang lain. Kali ini rider 21 tahun itu bersuka cita atas sukses Alex yang mengukuhkan titel juara dunia pertamanya di kelas Moto3.

Tak seperti Marc yang sangat dominan, Alex menjalani musim yang berat di Moto3. Dia dapat persaingan sangat ketat dari rider KTM, Jack Miller. Finis kedua yang didapat ALex di seri terakhir di Valencia membuat dia berada di puncak klasemen hanya dengan keunggulan dua angka saja.

"Bahkan di mimpi yang paling indah sekalipun saya tidak pernah bisa membayangkan memenangi gelar juara dunia di tahun yang sama. Ini luar biasa untuk keluarga Marquez. Ini spesial dan luar biasa bisa menang di Valencia. Mimpi yang menjadi nyata," ujar Alex seperti dikutip dari Marca.

Marc dan Alex mencatat sejarah sebagai kakak dan adik pertama yang berhasil memenangi kejuaraan dunia Grand Prix di tahun yang sama. Sejak seri Grand Prix pertama digelar tahun 1949 belum pernah sebelumnya ada yang punya catatan sebaik dua bersaudara itu.

Sama seperti Marc, Alex merengkuh gelar juara bersama Honda. Musim 2015 dia sudah memastikan naik kelas ke Moto2 dan bakal bersanding dengan sang juara dunia musim ini Tito Rabbat di tim Marc VDS Racing Team

Marc Juara MotoGP, Alex Marquez Kampiun di Kelas Moto3

Marc Juara MotoGP, Alex Marquez Kampiun di Kelas Moto3
 
Valencia - Sesuatu yang langka terjadi di balap motor Grand Prix. Di musim yang sama ada kakak dan adik yang tampil sebagai juara. Alex mengikuti jejak sang kakak, Marc Marquez, juara di kelas Moto3.

Alex, yang baru berusia 18 tahun, memastikan gelar juara di kelasnya itu pada seri terakhir di Valencia, Minggu (9/11/2014).

Walaupun pada balapan tersebut ia hanya finis di peringkat ketiga, tapi perolehan nilainya tetap lebih tinggi dibanding sang pemenang lomba, Jack Miller, yang di klasemen akhir harus puas sebagai runner-up. Selisih keduanya hanya dua poin: Alex 278, Miller 276.

Dalam hal kemenangan Alex sebenarnya kalah dari Miller. Ia hanya tiga kali naik podium teratas, yaitu di Catalunia, Belanda, dan Jepang. Adapun Miller mampu memenangi 6 seri. Namun Alex lebih konsisten finis di podium kedua, yakni sebanyak 6 kali -- plus peringkat ketiga sebanyak 1 kali.

Ini adalah musim ketiga Alex Marquez di kelas Moto3. Di musim perdananya (2012), bersama Suter-Honda, ia nirpodium dan finis di peringkat ke-20.

Di musim lalu ia pindah ke KTM dan lima kali naik podium, termasuk satu kali juara. Di musim itu ia menempati peringkat keempat.



Dalam sejarah grand prix, baru kali ini dua bersaudara menjadi juara dunia di musim yang sama. Sang kakak, Marc Marquez, juga telah mengunci titel di kelas MotoGP, sekaligus mempertahankan gelar yang dia raih di musim lalu.

Klasemen akhir Moto3 musim 2014:
1. Alex Marquez (Spanyol) Honda 278 poin
2. Jack Miller (Australia) KTM 276
3. Alex Rins (Spanyol) Honda 237
4. Efren Vazquez (Spanyol) Honda 222
5. Romano Fenati (Italia) KTM 176
6. Alexis Masbou (Prancis) Honda 164
7. Isaac Vinales (Spanyol) KTM 141
8. Danny Kent (Inggris) Husqvarna 129
9. Enea Bastianini (Italia) KTM 127
10. Miguel Oliveira (Portugal) Mahindra 110
11. Brad Binder (Afrika Selatan) Mahindra 109
12. Jakub Kornfeil (Republik Ceko) KTM 97
13. John McPhee (Skotlandia) Honda 77
14. Niccolo Antonelli (Italia) KTM 68
15. Niklas Ajo (Finlandia) Husqvarna 52

Menanti Marquez Bersaudara Bersanding di Tim yang Sama di MotoGP

Menanti Marquez Bersaudara Bersanding di Tim yang Sama di MotoGP
Marc dan Alex Marquez 
Sentul, Bogor - Sang kakak sudah dua musim berturut-turut menjuarai MotoGP, sang adik baru memenangi kelas Moto3. Suatu hari nanti mungkin saja Marc dan Alex Marquez berada dalam satu tim.

Ya, Marquez Bersaudara itu kini sedang Berjaya di kelasnya masing-masing. Marc bahkan sudah mencetak sejarah dan banyak rekor, sejak menjuarai MotoGP di musim pertamanya tahun lalu, dan mengulanginya di musim ini.

Nah, Alex juga berpotensi meraih kesuksesan. Sudah tiga musim ia berkiprah di kelas Moto3, dan musim ini telah mengunci gelar juara. Musim depan ia juga naik kelas setelah direkrut tim Marc VDS Racing Team.

"Apa yang dilakukan Alex sudah sangat-sangat baik. Dia banyak improvisasi," kata Marc soal adiknya itu, di sirkuit Sentul, Selasa (21/10/2014).

Ia juga berharap bisa membantu sang adik untuk menggapai mimpinya berkarier di kelas primer di masa mendatang.

"Tentu saya berharap bisa membantu dia untuk mencapai mimpinya. Tapi sekarang dia masih di Moto2. Saya akan terus mendukungnya dan berharap bisa berada dalam satu tim bersama dia," cetus Marc (21), yang berselisih 3 tahun dengan Alex.